Rahasia Kelezatan Rujak Tasik

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG – Mendengar kata honje, boleh jadi banyak orang mengernyitkan alisnya. Terutama kalangan muda. Honje adalah sejenis buah berasa asam dan hanya dipergunakan untuk bahan bumbu. Malah di Kota Tasikmalaya, buah honje menjadi bahan andalan untuk membuat bumbu rujak ulek.

Lihat saja, di Jalan Kalektoran terdapat sejumlah penjual rujak ulek dengan bahan baku andalan buah honje. Yang tertua adalah rujak ulek Bi Icar (81), usaha rujak yang dirintis sejak tahun 70-an dan kini dilanjutkan oleh Tuti (45) dan Dedin (42), anak Bi Icar. Usaha rujak turun-temurun ini bahkan sudah memiliki nama hingga Bandung, Jakarta, dan sekitarnya.

Kawasan Jalan Kalektoran memang belakangan ini menjadi salah satu sentra kuliner Kota Tasikmalaya. Di sana ada bubur Jenal serta jualan tutug oncom. Namun yang paling populer adalah rujak ulek Bi Icar. Selain itu masih ada dua lagi, yakni rujak Bi Iyoh dan Ma Cicih. Cita rasanya hampir sama, tapi masing-masing memiliki pelanggan sendiri.

Kekuatan rujak ulek Bi Icar terletak pada racikan bumbunya yang memiliki cita rasa khas. Bahan andalan bumbu tidak lain adalah buah honje, kemudian dipadu dengan gula merah, garam, cengek, serta pisang batu yang di dalamnya terdapat biji berwarna hitam. Cita rasa bumbu ini terasa segar.

Tuti dan Dedin tampak mahir membuat bumbu. Awalnya, dimasukkan beberapa buah honje, lalu diulek-ulek di dalam cobek batu berdiamater sekitar 40 cm hingga agak hancur. Disusul pisang batu dan diulek lagi. Setelah itu barulah dimasukkan gula dan garam. "Proses pembuatannya memang mudah. Yang sulit adalah menakar setiap bahan. Apalagi jumlah pesanan berbeda tapi cita rasa tidak boleh berubah," ujar Tuti.

Untuk buah-buahan tidak ada yang istimewa, selain kondisinya dipilih yang masih segar. Antara lain jambu air, ubi, bengkuang, mangga setengah masak, kedondong, serta nanas. Semua buah diiris-iris seukuran koin. Bumbu dan irisan buah-buahan lantas diaduk-aduk hingga merata. Setelah itu disajikan dalam piring dan dibubuhi bubuk kacang tanah untuk menambah rasa.

"Setiap minggu saya suka menyempatkan diri menikmati hidangan rujak ini. Rasanya membuat penasaran," ujar Yaya (25), seorang calon pengacara yang kini magang di sebuah kantor pengacara di kawasan Mangkubumi.

Rudi (25), seorang karyawan sebuah operator seluler, malah mengaku sudah berlangganan rujak. Apalagi jika ada sanak saudara dari luar kota, dipastikan memesan sampai sepuluh pincuk rujak dibawa ke rumah. "Mereka sangat menyukai rujak ini. Tiap datang ke Tasikmalaya, selalu diminta pesan rujak," ujarnya.

Tuti mengatakan, bagi pengunjung yang ingin sajian lain, disediakan pula berbagai macam kolak, kupat tahu, serta pecel matang dan karedok. "Sajian selain rujak ulek ini memang sengaja dipertahankan karena selain disukai juga sejak awal usaha ini berdiri, penganan itu sudah ada. Bahkan yang paling awal adalah kupat tahu. Makanya tetap dipertahankan dan ternyata ada saja yang beli," ujarnya.

~ Minggu, 12 Juni 2011 0 komentar

Manusia dan Kebudayaan

Sebagai mahkluk social yang berkumpul dan menetap tentunya manusia mengadakan interaksi terhadap sesamanya. Dan selain berinteraksi dengan sesamanya tentunya manusia juga mengadakan interaksi terhadap linkungan alam diamana ia tinggal. Didalam interaksi itu yang dilakukan terus-menerus bahkan dapat menimbulkan sesuatu hal/kebiasaan dalam lingkungan masyarakat yang berulang dan menjadi kebiasaan atau diturunkan kepada masyarakat selanjutnya, hal ini kerap dikenal dengan istilah Kebudayaan.
Jika kita mengamati seluruh kelompok manusia di muka bumi ini, tentunya kita dapatkan berbagai corak Kebudayaan yang berbeda-beda. Bahkan jika dipersempit untuk mengamati Negara kita saja Indonesia, tentunya kita dapat melihat banyak sekali perbedaan Kebudayaan di setiap daerah dari sabang sampai merauke (daerah barat sampai daerah timur Indonesia).
Jika kita telaah tentunya perbedaan Kebudayaan ini sangatlah wajar, karena perbedaan yang dimiliki oleh faktor alam, manusia itu sendiri dan berbagai faktor lainnya yang menyebabkan berbagai corak kebudayaan tersebut.
Pengertian kebudayaan banyak sekali dikemukakan oleh para ahli, salah satunya dikemukakan oleh Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, yang mendefinisikan bahwa Kebudayaan adalah semua hasil dari karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Dari pengertian tersebut menunjukan bahwa kebudayaan itu merupakan keseluruhan dari pengetahuan manusia sebagai mahkluk social, yang digunakan untuk menginterpretasikan dan memahami lingkungan yang dihadapi. Atas dasar itulah para ahli mengemukakan adanya 7 unsur kebudayaan, yaitu sebagai berikut :

Unsur Religi
Sistem Kemasyarakatan
Sistem peralatan
Sistem mata pencaharian hidup
Sistem bahasa
Sistem pengetahuan
Seni.

Dalam perkembangannya suatu kebudayaan itu tidaklah bersifat statis (tetap) melainkan bersifat dinamis. Hal ini disebabkan karena berbagai kelompok manusia yang memiliki kebutuhan tertentu saling berinteraksi satu kelompok dengan kelompok lainnya, tentunya melalui interaksi manusia itu terjadi perubahan kebudayaan karena dipengaruhi oleh kebudayaan lainnya.
Contoh-nya dapat kita perhatikan kebudayaan Indonesia pada abad 19 dengan perhatikan kebudayaan Indonesia pada abad 20 (Sekarang) tentunya dapat dilihat perbedaanya. Bahkan perubahan kebudayaan yang dimiliki oleh sangatlah dinamis terutama di daerah perkotaan maju seperti Jakarta, yang kebudayaannya sudah banyak dipengaruhi oleh kebudayaan barat.
Tapi ironi terjadi di masyarakat Indonesia dimana perubahan kebudayaan yang terjadi di Negara ini terlalu besar, bahkan terkesan terlalu menyerap kebudayaan asing, sehingga mengabaikan kebudayaan yang sudah ada. Hal ini dapat dilihat dari cara berkomunikasi, cara berpakaian, dan pola piker yang sangatlah berbeda.
Tentunya hal ini sedikit meresahkan karena banyak kebudayaan asing yang diserap tanpa ditimbang-timbang terlebih dahulu. Bahkan banyak para ahli mengemukakan bahwa kebudayaan yang diserap dengan gamblang dapat berdampak negatif bagi lingkungan sekitar. Maka dari itu saat ini banyaklah usaha-usaha untuk mempertahankan kebudayaan kita, dan menganggap bahwa kebudayaan Indonesia sangat berharga dan harus dilestarikan.

~ 0 komentar

ilmu budaya dasar

ILMU BUDAYA DASAR

Ilmu Budaya Dasar dalam bahasa inggris disebut basic humanities merupakan pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan umum tentang konsep-konsep yang dapat digunakan untuk mengkaji masalah manusia dan kebudayaan. IBD memperoleh bahan pengetahuan humanioria, seperti filsafat, agama, seni dan sejarah.
Secara sedehana IBD adalah pengtahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah dan kebudayaan. Banyak definisi tentang kebudayaan, diantaranya para ahli sosial mengartikan konsep kebudayaan itu dalam arti yang lebih luas, yaitu seluruh total pikiran, karya, dan hasil karya manusia yang tidak berakar pada nalurinya , oleh karma itu hanya dicetuskan oleh manusia sesudah suatu proses belajar(koentjoroningrat 1974). Kendati demikian Ilmu Budaya Dasar sebagai salah satu mata kuliah, tidaklah identik dengan humanities (yang disalin kedalam bahasa Indonesia menjadi pengetahuan budaya).
Menurut Koentjoingrat paling sedikit kebudayaan memiliki 3 (tiga) wujud yaitu :

Wujud kebudayaan sebagai kompleks dari ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peaturan, dsb.
Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks aktifitas kelakuan dari manusia dan masyarakat.
Wujud kebudayaan sebagai benda-benda hasil karya manusia.

Dari kebudayaan wujud seperti tersebut diatas, wujud pertama dan kedua yang akan banyak dipelajari dalam ilmu budaya dasar, sedangkan wujud yang ketiga lebih banyak dibicarakan dalam sejarah kebudayaan.
TUJUAN ILMU BUDAYA DASAR (IBD)
Sebagaimana dikemukakan diatas, penyajian Ilmu Budaya Dasar tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat diberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Mata kuliah IBD tidak dimaksudkan untuk mendidik seorang pakar dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk dalam pengetahuan budaya, akan tetapi Ilmu Budaya Dasar semata-mata sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, atupun yang menyangkut dirnya sendiri.
Berpikir dari hal diatas, ujuan mata kuliah Ilmu Budaya Dasar adalah untuk mengembangkan kepribadian dan wawasan pemikiran, khususnya berkenaan dengan kebudayaan, agar daya tangkap, persepsi dan penalaran mengenai lingkungan budaya mahasiswa dapat menjadi memahami.
Dapat dirinci secara lebih jelas bahwa tujuan Ilmu Budaya Dasar :

Agar mahasiswa lebih peka dan tebuka terhadap masalah kemanusiaan dan budaya, serta lebih bertanggung jawab terhadap masalah-masalah tersebut.
Menyadarkan mahasiswa terhadap nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat, hormat menghormati serta simpati terhadap nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat.
Mengembangkan daya kritis terhadap pesoalan kemanusiaan dan daya kebudayaan.
Menambah kemampuan mahasiswa untuk menggapai masalah nilai-nilai budaya dalam masyarakat Indonesian dan dunia tanpa terikat oleh disiplin mereka.
Agar mampu memenuhi tuntutan masyarakat yang sedang membangun.

RUANG LINGKUP ILMU BUDAYA DASAR (IBD)
Bertitik tolak dari kerangka tujuan yang telah dikemukakan tersebut diatas, 2 (dua) masalah pokok biasa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah Ilmu Budaya Dasar. Kedua masalah pokok tersebut ialah:

Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (The Humanities).
Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beranekaragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing waktu dan tempat. Dalam melihat dan menghadapi lingkungan alam, sosial, dan budaya manusia tidak hanya mewujudkan kesamaan-kesamaan. Akan tetapi juga ketidakseragaman yang diungkapkan secara tidak seragam, sebagaimana yang terlihat ekspresinya dalam berbagai bentuk dan corak ungkapan, pikiran dan perasaan, tingkah laku dan hasil kelakuannya.

Memperhatikan kedua masalah pokok yang bisa dikaji dalam mata kuliah IBD tersebut diatas, nampak dengan jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian manusia sebagai objek, tetapi juga sebagai objek dalam pengkajian. Penjabaran lebih lanjut tentang kedua masalah pokok tersebut diatas diformulasikan dalam satu tema, yaitu manusia sebagai makhluk budaya kemudian tema ini dikembangkan dalam 8 (delapan) pokok bahasan, yaitu:

Manusia dan cinta kasih
Manusia dan keindahan
Manusia dan penderitaan
Manusia dan keadilan
Manusia dan pandangan hidup
Manusia dan tanggung jawab serta pengabdian
Manusia dan kegelisahan
Manusia dan harapan


Sumber :
http://ichwanmuis.com/?p=63

~ 0 komentar

Resensi film Tanda Tanya



Tugas ke 3 : Resensi Film
FILM TANDA TANYA
Film Indonesia – Sebagaimana media massa lainnya, film juga punya kemampuan untuk mengungkap, mengomentari dan menghadapi permasalahan sosial aktual secara langsung. Tidak lewat perumpamaan, tidak lewat dongeng atau perantara lain. Peran yang sangat jarang dilakukan dalam perfilman Indonesia ini yAang dilakukan oleh sutradara Hanung Bramantyo dan penulis skenario Titien Wattimena dalam film terbaru mereka berjudul “?” (“Tanda Tanya”).
Mereka ‘memungut’ peristiwa-peristiwa aktual dalam lima sampai sepuluh tahun terakhir (pemboman gereja, penghakiman/perusakan milik orang lain yang dianggap melanggar kaidah, keresahan/kerusuhan antaretnis dll) dan mencampurkannya dengan ‘fiksi’ permasalahan pribadi tokoh-tokohnya. Kata ‘fiksi’ mungkin tidak terlalu tepat, karena yang disuguhkan sebetulnya permasalahan umum yang dialami masyarakat. Permasalahan ini ‘diangkat’ menjadi lebih ‘umum’, hingga terasa sebagai fiksi. Pendeknya: beda fiksi dan fakta dalam film ini berhasil dibuat menjadi tipis.
Tan Kat Sun (Henky Solaiman), pemeluk Konghucu dan pemilik restoran masakan Cina yang sudah tua dan sakit-sakitan sangat sadar lingkungan. Cara masak dan peralatan masak dipisah secara tajam antara yang halal dan haram. Ia bermasalah dengan anaknya, Ping Hen alias Hendra (Rio Dewanto), yang memiliki visi tersendiri dalam bisnis.
Soleh (Reza Rahadian), Islam dan pengangguran yang rajin beribadah, selalu gundah akan keadaan dirinya, sementara istrinya, Menuk (Revalina S Temat) yang berjilbab bekerja di restoran Tan Kat Sun. Menuk yang praktis menjadi tiang keluarga, tampil sebagai istri teladan.
Rika (Endhita), janda berputra tunggal, meneruskan usaha keluarga: toko buku. Atas pilihannya sendiri, ia belajar agama Katolik dan ingin dibaptis, sementara putra tunggalnya tetap didorong memperdalam agama Islam di mesjid setempat. Ia juga bersahabat dengan Surya (Agus Kuncoro), yang bercita-cita menjadi aktor hebat tapi bernasib masih mendapat kesempatan peran-peran kecil. Saking tidak punya uang, ia menginap di mesjid.
Latar
Tokoh-tokoh ini tinggal di sebuah wilayah tua sebuah kota di Jawa Tengah (Semarang?) yang lanskapnya mengesankan sebuah wilayah pecinan, meski di sana ada juga mesjid dan tidak terlalu jauh dari situ (dalam film kurang digambarkan secara jelas letak geografisnya) berdiri gereja Katolik yang cukup megah. Bahasa yang digunakan bahasa Indonesia logat Jawa dan bahasa Jawa. Pemilihan latar ini merupakan pilihan yang tepat untuk mendramatisasi friksi. Pemilihan ini juga sekaligus menunjukkan betapa dalam kehidupan sehari-hari kita ‘harus’ berhadapan dengan etnis atau pemeluk agama lain. Bahkan keluarga-keluarga besar, di Jawa khususnya, selalu memiliki anggota keluarga yang beretnis dan/atau memeluk agama lain.
Hal ini sudah berjalan biasa dan tidak bermasalah sejak lama sekali, meski khusus dengan etnis Cina selalu ada yang terpendam di bawah sadar tanpa muncul di alam sadar secara fisik pada kelompok ‘asli’. Dia menjadi bermasalah sejak reformasi/kerusuhan 1998 karena tidak adanya penanganan yang jelas dan tegas atas masalah itu sesudahnya, sementara dibiarkan tumbuh radikalisme/fundamentalisme etnis/agama, dan juga selalu muncul kelompok yang memanfaatkan kekeruhan itu.
Terhadap masalah ini Hanung bersikap. Dia menunjukkan perbedaan etnis dan agama adalah kenyataan Indonesia kita yang sebaiknya disyukuri. Dia bahkan menunjukkan dalam banyak adegan betapa ‘bodohnya’ tindakan yang didasarkan hanya pada prasangka etnis/agama apalagi kalau hal itu dibumbui lagi oleh prasangka yang berangkat dari masalah personal seperti yang dilakukan Soleh. Selalu bertengkar dengan Hendra bila berpapasan dan saling mengejek, Soleh yang dibakar cemburu mengerahkan teman-temannya untuk merusak restoran Hendra yang buka pada hari kedua Lebaran. Hendra mengabaikan kebijakan ayahnya yang selalu memberi libur lima hari pada karyawannya saat Lebaran dengan alasan ‘bisnis’: pada hari Lebaran orang makan di luar dan pembantu pulang mudik.

Hanung juga menunjukkan perbedaan-perbedaan yang ada sebenarnya semu. Khotbah/petuah ustad maupun pastor pada intinya sama. Ketika Surya bertanya apakah dirinya boleh memerankan Yesus dalam drama Paskah di gereja, Ustad menjawab bahwa yang penting adalah yang ada dalam dirinya. Meski kita juga tahu, bahwa salah satu alasan Surya menerima peran itu adalah honorarium. Bahkan Rika yang secara sadar mengambil jalan yang tidak dilalui keluarga dan masyarakat mayoritas, berucap bahwa pada akhirnya jalan agama adalah jalan pribadi. Suatu pemikiran yang sebetulnya biasa saja, tapi kelihatan progresif dalam konteks film itu, dan juga mungkin dalam konteks masyarakat sekarang yang penuh prasangka.
Sikap ’progresif’ ini pula yang mewarnai seluruh film kecuali pada bagian akhir. Sutradara dan penulis skenarionya agaknya berpendirian bahwa setiap masalah dalam film harus ada solusinya. Padahal tidak ada keharusan itu, karena begitu banyak film memberikan akhiran terbuka. Khusus untuk film ini, solusi di akhir film justru memperlemah dua sisi sekaligus: pikiran progresif yang diakhiri dengan kebijakan konvensional cenderung konservatif, dan struktur dramatik yang sudah dibinanya sejak awal menjadi tak terasa lagi. Soleh merusak restoran tempat kerja istrinya, Rika lebih memilih Surya yang Islam daripada Doni (Glenn Fredly) yang seiman, hancurnya restoran membuat Hendra sadar akan kebijakan ayahnya. Inilah puncak-puncak dramatik itu. Sesudahnya, adalah penjelasan-penjelasan yang rasanya berlebih dan mengurangi nilai dramatik itu tadi.
Ada kemungkinan pembuat film takut disalahfahami. Ketakutan yang sebetulnya tidak perlu ada, karena akhiran terbuka berarti mengajak penonton aktif memberi tafsir sendiri yang belum tentu sama dengan pencipta. Sebuah film, seperti juga kesenian umumnya, menjadi indah karena memberi ruang itu dan sang pencipta harus tahu diri di mana dia harus berhenti untuk menjelaskan dirinya. Dengan kata lain sebuah kesenian sebaiknya indah dalam isi dan dalam cara.
Pada Hanung, asyiknya, kita tidak perlu lagi bicara soal cara atau hal-hal yang teknis. Dia sudah sangat fasih terhadap medianya. Yang diperlukan adalah pergulatan lebih lanjut dan lebih dalam terhadap masalah yang ingin diungkapkan dan cara ungkapnya. Bagaimanapun keindahan ungkapan sama pentingnya dengan apa yang hendak diungkapkan.

~ Senin, 09 Mei 2011 0 komentar

Bahasa Indonesia

TUGAS KE 2 : KARYA ILMIAH
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang dan Masalah
Kemampuan berbahasa dalam KBK mencakup empat aspek penting, yaitu (1) keterampilan mendengar, (2) keterampilan berbicara, (3) keterampilan membaca, dan (4) keterampilan menulis. Kemampuan berbahasa ini berhubungan erat dalam usaha seseorang memperoleh kemampuan berbahasa yang baik. Berbagai usaha dilakukan untuk membina dan mengembangkan bahasa agar benar-benar memenuhi fungsinya.
Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar adalah melalui program pendidikan di sekolah, khususnya mata pelajaran Bahasa Indonesia. Menurut Depdiknas (2003:6-7), mata pelajaran Bahasa Indonesia bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan.
Penggunaan aspek kebahasaan dalam proses pembelajaran sering berhubungan satu sama lainnya. Menyimak dan membaca erat hubungan dalam hal bahwa keduanya merupakan alat untuk menerima komunikasi. Berbicara dan menulis erat hubungan dalam hal bahwa keduanya merupakan cara untuk mengekspresikan makna (Tarigan, 1986:10). Menulis merupakan kegiatan mengekspresikan informasi yang diterima dari proses menyimak dan membaca. Jadi, semakin banyak seseorang menyimak atau membaca semakin banyak pula informasi yang diterimanya untuk diekspresikan secara tertulis.

BAB II
LANDASAN TEORETIS
2.1 Pengertian Karangan
Karangan merupakan hasil akhir dari pekerjaan merangkai kata, kalimat, dan alinea untuk menjabarkan atau mengulas topik dan tema tertentu (Finoza, 2004:192). Menulis atau mengarang pada hakikatnya adalah menuangkan gagasan, pendapat gagasan, perasaan keinginan, dan kemauan, serta informasi ke dalam tulisan dan ”mengirimkannya” kepada orang lain (Syafie’ie, 1988:78). Selanjutnya, menurut Tarigan (1986:21), menulis atau mengarang adalah proses menggambarkan suatu bahasa sehingga pesan yang disampaikan penulis dapat dipahami pembaca.
Semua pendapat tersebut sama-sama mengacu pada menulis sebagai proses melambangkan bunyi-bunyi ujaran berdasarkan aturan-aturan tertentu. Artinya, segala ide, pikiran, dan gagasan yang ada pada penulis disampaikan dengan cara menggunakan lambang-lambang bahasa yang terpola. Melalui lambang-lambang tersebutlah pembaca dapat memahami apa yang dikomunikasikan penulis.
Sebagai bagian dari kegiatan berbahasa, menulis berkaitan erat dengan aktivitas berpikir. Keduanya saling melengkapi. Menurut Syafie’ie (1988:42), secara psikologis menulis memerlukan kerja otak, kesabaran pikiran, kehalusan perasan, kemauan yang keras. Menulis dan berpikir merupakan dua kegiatan yang dilakukan secara bersama dan berulang-ulang. Dengan kata lain, tulisan adalah wadah yang sekaligus merupakan hasil pemikiran. Melalui kegiatan menulis, penulis dapat mengkomunikasikan pikirannya. Melalui kegiatan berpikir, penulis dapat meningkatkan kemampuannya dalam menulis.


BAB III
HASIL PENELITIAN

3.1 Hasil Pengumpulan Data
Data penelitian ini adalah kemampuan siswa kelas I SMPN 1 Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya mengembangkan karangan narasi berdasarkan teks wawancara. Penilaian terhadap data penelitian ini meliputi aspek substansi dan aspek kebahasaan. Skor aspek substansi adalah 60 yang terdiri atas skor susunan kronologis 30 dan skor kesesuaian isi narasi dengan teks wawancara 30. Adapun skor untuk aspek kebahasaan adalah 40 yang terdiri atas ejaan 10, diksi 10, kalimat efektif 10, dan paragraf 10.
Data penelitian disajikan atau diklasifikasikan dalam tabel. Adapun nilai-nilai yang diperoleh siswa dari hasil tes kemampuan mengembangkan karangan narasi berdasarkan teks wawancara adalah sebagai berikut.


TABEL 7
DATA KEMAMPUAN MENGEMBANGKAN KARANGAN NARASI BERDASARKAN TEKS WAWANCARA

No. Nama Aspek Penilaian
Substansi Kebahasaan
Jumlah
Kronologis Kesesuaian Ejaan Diksi Kalimat efektif Paragraf
1. Wahya Alfari 10 20 7 5 3 3 48
2. Zainal 10 20 5 4 3 3 45
3. Alam Syah 9 12 4 3 3 2 33
4. Fadlul ramadhan 25 25 8 7 5 5 75
5. Syarifah Siti Khatijah 26 25 7 7 5 4 74
6. Cut Maladewi 6 8 4 3 3 2 26

3.2 Pengolahan dan Penganalisisan Data
Data penelitian ini diolah dengan mengunakan teknik stastistik. Pengolahan data yang berupa nilai mentah kemampuan siswa kelas I SMPN 1 Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya dalam mengembangkan karangan narasi berdasarkan teks wawancara dilakukan dengan menyusun tabel distribusi frekuensi dan menghitung nilai rata-rata (mean). Pengolahan data tersebut dilakukan sebagai berikut.

3.2.1 Menyusun Tabel Distribusi Frekuensi
Berdasarkan data nilai kemampuan siswa kelas I SMPN 1 Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya mengembangkan karangan narasi berdasarkan teks wawancara, apabila dilihat persentase siswa dalam sebaran nilai klasifikasi Depdiknas (2004) adalah sebagai berikut.
TABEL 8
DISTRIBUSI FREKUENSI KEMAMPUAN MENGEMBANGKAN KARANGAN NARASI BERDASARKAN TEKS WAWANCARA OLEH SISWA KELAS I SMPN 1 KECAMATAN SEUNAGAN
KABUPATEN NAGAN RAYA

No. Nilai Frekuensi Persentase
Kualitatif Kuantitatif
1. sangat baik 85-100 0 0%
2. baik 70-84 6 12,5%
3. cukup 55-69 10 20, 8%
4. kurang 40-55 7 14,6%
5 sangat kurang ≤ 39 25 52,1%
Jumlah 48 (100%) 100%


3.2.2 Menentukan Nilai Rata-Rata (Mean)
Nilai rata-rata kemampuan siswa kelas I SMPN 1 Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya mengembangkan karangan narasi berdasarkan teks wawancara adalah sebagai berikut.

Jadi, kemampuan rata-rata siswa kelas I SMPN 1 Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya mengembangkan karangan narasi berdasarkan teks wawancara adalah 45,39 dan dibulatkan menjadi 45. Apabila nilai rata-rata ini dimasukkan ke dalam klasifikasi nilai mengembangkan karangan narasi berdasarkan teks wawancara, nilai rata-rata (mean) tersebut termasuk kategori kurang. Dengan kata lain, mereka belum mampu mengembangkan karangan narasi berdasarkan teks wawancara.
Gambaran di atas merupakan kemampuan mereka secara umum. Adapun gambaran kemampuan secara khusus atau berdasarkan aspek penilaian tertentu adalah sebagai berikut.

3.3 Gambaran Kemampuan Siswa Secara Khusus
Kemampuan siswa kelas I SMPN 1 Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya mengembangkan karangan narasi berdasarkan teks wawancara dapat dianalisis secara khusus. Secara khusus kemampuan itu diklasifikasikan atas aspek susbtansi dan aspek kebahasaan. Aspek susbtansi terdiri atas kemampuan menyusun kronologis dan kemampuan menyesuaikan isi narasi dengan teks wawancara. Sedangkan aspek kebahasaan meliputi kemampuan menggunakan ejaan, diksi, kalimat efektif, dan paragraf. Untuk mengetahui persentase rata-rata pada setiap aspek penilaian, setiap nilai rata-rata aspek tersebut dibagikan dengan skor maksimal lalu dikalikan dengan seratus.


BAB IV
PENUTUP

4.1 Simpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dibicarakan pada bab III di atas, dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa kelas I SMPN 1 Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya mengembangkan karangan narasi berdasarkan teks wawancara torgolong kurang. Hal ini dilihat melalui nilai rata-rata yang diperoleh siswa kelas I SMPN 1 Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya secara umum, yaitu berada pada kategori kurang (40-54). Dilihat dari segi persentase, siswa memperoleh nilai pada kategori sangat baik tidak ada sama sekali, kategori baik 6 orang atau 12,5%, kategori cukup 10 orang atau 20,8%, kategori kurang 7 orang atau 14,5% dan sisanya 25 orang atau 52,0% berada pada ketegori sangat kurang.

~ 0 komentar

DPR Segera Usut Pembelian 15 Pesawat dari China



JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso menilai perlu dilakukan pengusutan pembelian 15 pesawat jenis MA 60 produksi China. Pembelian pesawat tersebut diduga ilegal karena tanpa persetujuan wakil presiden yang saat itu dijabat Jusuf Kalla.

"Oleh karena itu perlu dilakukan pengusutan masalah ini terhadap pembelian mengenai pesawat capung yang asal China. Apalagi menurut konfirmasi pesawat tersebut katanya belum punya standarisasi dari FAA," ujar Priyo usai mengikuti rapat paripurna di Nusantara II Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (9/5/2011).

Menurut Priyo, kasus ini merupakan suatu hal yang serius dan DPR berencana akan melakukan pengusutan melalui pansus atau komisi terkait. Hingga kini baru 13 pesawat yang sudah dikirim ke Indonesia. Sementara dua unit lagi akan segera dikirim.
Persoalan impor pesawat ini mencuat lantaran salah satu pesawat yang dipakai Merpati Nusantara Airlines jatuh di Kaimana, Papua, kemarin.

"Apakah nanti perlu dibentuk pansus untuk menyelidiki semua biar penjelasannya clear karena budgetnya besar, atau cukup lewat komisi terkait itu, nanti akan kami timbang dan bicarakan selanjutnya," ucap pria yang juga menjabat Ketua DPP Partai Golkar.

Selain itu, lanjut Priyo, hal ini dilakukan untuk memastikan menteri perhubungan dan lembaga-lembaga yang dibentuk menangani masalah ini bekerja sesuai prosedur.

"Untuk memastikan seluruh pesawat kita laik untuk terbang ke dalam negeri dan domestik agar pesawat tersebut dicek. Agar kita nyaman pakai pesawat tersebut," tutur pria berkaca mata ini.

Pimpinan DPR, lanjutnya, meminta sebelum dibentuk pansus komisi terkait memanggil Menteri Perhubungan, Menteri BUMN, Menteri Keuangan dan pihak terkait dalam tim pembelian pesawat tersebut untuk melakukan penjelasan luar biasa. "Saya memandang perlu untuk dipertanyakan ulang, apalagi jika menyatakan policy sebagai wapres tidak membeli ini aneh," katanya.

Saat sejumlah rekan media mempertanyakan apakah ada dugaan ini permainan makelar? "Itulah yang perlu diusut apakah DPR harus membuat pansus atau hanya komisi biar kita timbang-timbang kapan waktunya. Saya berharap demikian," tutupnya.

daftar pustaka : http://news.okezone.com/read/2011/05/09/337/455011/dpr-segera-usut-pembelian-15-pesawat-dari-china

~ 0 komentar

INSTALASI ADOBE PHOTOSHOP CS 2

ADOBE PHOTOSOP CS 2
Adobe Photoshop, atau biasa disebut Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotografer digital dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar, dan, bersama Adobe Acrobat, dianggap sebagai produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. Versi kedelapan aplikasi ini disebut dengan nama Photoshop CS (Creative Suite), versi sembilan disebut Photoshop CS2,

Meskipun pada awalnya Photoshop dirancang untuk menyunting gambar untuk cetakan berbasis-kertas, Photoshop yang ada saat ini juga dapat digunakan untuk memproduksi gambar untuk World Wide Web. Beberapa versi terakhir juga menyertakan aplikasi tambahan, Adobe ImageReady, untuk keperluan tersebut.
Photoshop juga memiliki hubungan erat dengan beberapa perangkat lunak penyunting media, animasi, dan authoring buatan-Adobe lainnya. File format asli Photoshop, .PSD, dapat diekspor ke dan dari Adobe ImageReady. Adobe Illustrator, Adobe Premiere Pro, After Effects dan Adobe Encore DVD untuk membuat DVD profesional, menyediakan penyuntingan gambar non-linear dan layanan special effect seperti background, tekstur, dan lain-lain untuk keperluan televisi, film, dan situs web. Sebagai contoh, Photoshop CS dapat digunakan untuk membuat menu dan tombol (button) DVD.
Photoshop dapat menerima penggunaan beberapa model warna:
• RGB color model
• Lab color model
• CMYK color model
• Grayscale
• Bitmap
• Duotone
Versi terbarunya, yang dirilis pada tahun 2005, adalah versi 9. Program ini dipasarkan dengan nama "Photoshop CS2." "CS" merefleksikan integrasi produk Photoshop dengan aplikasi "Creative Suite buatan Adobe dan disebut "2" karena program ini adalah versi rilis ke-2 sejak Adobe mengintegrasikan kedua produknya. Ada beberapa pada tambahan pada Photoshop CS2 seperti multiple layer selecting dan "warp," versi kurva dari transform tool dan color replacement tool, yang sebelumnya hadir sebagai plug-in 8BF.
Untuk para penggemar fotografi, Adobe menyediakan filter "reduce grain" (mengurangi grain) yang dapat membantu mengoptimalkan foto yang diambil pada kondisi kekurangan cahaya. Untuk "memperjelas" perbedaan produk CS dengan produk-produk Photoshop sebelumnya, Adobe menghilangkan lambang mata Photshop, yang dipresentasikan dalam bentuk yang berbeda-beda sejak versi 3 sampai versi 7. Photshop CS dan CS2 kini menggunakan bulu sebagai ikon dan bentuk identifikasinya.

Format File
Photoshop memiliki kemampuan untuk membaca dan menulis gambar berformat raster dan vektor seperti .png, .gif, .jpeg, dan lain-lain. Photoshop juga memiliki beberapa format file khas:
• .PSD (Photoshop Document) format yang menyimpan gambar dalam bentuk layer, termasuk teks, mask, opacity, blend mode, channel warna, channel alpha, clipping paths, dan setting duotone. Kepopuleran photoshop membuat format file ini digunakan secara luas, sehingga memaksa programer program penyunting gambar lainnya menambahkan kemampuan untuk membaca format PSD dalam perangkat lunak mereka.
• .PSB' adalah versi terbaru dari PSD yang didesain untuk file yang berukuran lebih dari 2 GB
• .PDD adalah versi lain dari PSD yang hanya dapat mendukung fitur perangkat lunak PhotshopDeluxe.
Tool
Tool dalam Adobe Photoshop adalah alat yang dapat membantu pengguna dalam mengedit. Adobe Photoshop CS3 memilikit 59 tool yang dapat dipakai oleh pengguna. Tool - tool tersebut terdiri dari berbagai macam tool dengan kegunaan yang spesifik. Beberapa tool - tool yang ada di Photoshop antara lain :
• History Brush Tool
• Eraser Tool
• Path Selection Tool
• Direct Selection tool
• Pen Tool
• Shape Tool
• Brush Tool
• Audio Annotation Tool
• Eyedropper Tool
• Measure Tool
• Text Tool
• Hand Tool

Dampak terhadap industri

Pengembangan manipulasi gambar digital banyak mempengaruhi industri fotografi. Pengembangan tersebut menciptakan seni pengolah gambar (photo retouching) dan mengubah cara kerja: produk yang biasanya hanya dapat diciptakan oleh fotografer profesional selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari, kini dapat diproduksi oleh seniman amatir sekalipun. Manipulasi gambar digital telah menyumbang begitu banyak hal kepada dunia fotografi dengan memungkinkan manipulasi yang awalnya sulit atau bahkan tak mungkin. Photoshop berperan besar dalam perkembangan dunia digital saat ini.
Pada masa revolusi fotografi digital di tahun 90-an, Photoshop menjadi standar di dunia industri. Banyak fotografer yang menggunakan program ini untuk mengoptimalkan hasil akhir foto yang mereka ciptakan.
Dengan kehadiran tablet grafik, terutama dari Wacom, program seperti Adobe Photoshop dan Corel Painter semakin dibutuhkan untuk menciptakan gambar orisinal. Dengan menggunakan pressure sensitive tablet dapat meningkatkan efek paint brush, eraser, atau tool lainnya. Tablet digunakan secara global oleh para ilustrator komik profesional, arsitek, seniman studio, dan lainnya. Bahkan ILM, perusahaan spesial efek yang berperan dalam produksi film Star Wars, menggunakan tablet yang dikombinasikan dengan Photoshop untuk mengoptimalkan hasil-produksinya.

SOFTWARE OPEN SOURCE
Software aplikasi/application software: software yang dibangun untuk
menyelesaikan tugas khusus. Aplikasi biasanya digunakan untuk otomasi pada industri,
untuk keperluan bisnis, untuk keperluan pendidikan, untuk keperluan kesehatan, untuk
pengolahan data pada database dan untuk hiburan. Penggunaan software aplikasi
terbesar adalah pada bidang bisnis. Hal lain yang diotomasi pada umumnya
menggunakan software aplikasi.

free software
software dalam jenis ini dikenal sebagai open source software atau free software
karena penggunaannya berdasarkan lisensi (ijin pemakaian) open source license atau
free software license. Lisensi jenis ini dikeluarkan pertama kali oleh Free Software
Foundation (FSF). Nama lisensi yang dikeluarkan adalah GNU GENERAL PUBLIC
LICENSE atau sering disingkat GNU GPL.
Pengguna software yang berlisensi GNU GPL mempunyai hak untuk menggunakan,
mengubah dan mendistribusikan secara bebas. Bebas bukan selalu berarti tanpa uang.
Jikalau membayar, biasanya membayar untuk jasa atau pemaketan. Mereka yang
mendapatkan secara bebas, harus juga memberikan secara bebas kepada orang lain.
Beberapa software berlisensi GNU GPL selain merupakan free software juga freeware.

Peng Instalan Adobe Photoshop cs 2
Sebenernya ini buakanlah tutorial yang penting….sudah menjadi hal yang umum dalam menginstall aplikasi adobe photoshop cs 2…tp permasalahannya banyak juga orang yang belum memahami betul tentang installasi adobe photoshop cs 2 ini, di karenakan pada saat instalasi sudah selesai di lakukan maka dalam proses pemasukkan crack atau serial number memiliki perbedaan dengan photosop versi sebelumnya….
Berikut saya uraikan langkah – langkah mulai dari instalasai hingga pemasukan crack pada photoshop cs 2 ini…
Seperti halnya dalam penginstallan aplikasi di windows, sebelum memulai , cari file setup.exe atau setup.msi untuk memulai proses instalasi .

Klik next aja langsung,



2. Jangan lupa untuk menekan tombol Accept untuk melanjutkan.


3. Masukkan username dan organization dan pilih option “ Install 30-day trial version ”, lalu klik next.


4. Klik next untuk menu selanjutnya,


5. Biarkan semua pilihan yang ada secara default, lalu klik next.


6. Klik Install , untuk memulai proses instalasi.


7. Proses Instalasi sedang berjalan….selama menunggu, anda bisa melakukan hal lain yang dianggap perlu….Heheheh


8. Proses instalasi sudah selesai….. klik finish untuk mengakhiri proses.
9. Pemasukkan Crack
Setelah instalasi selesai kita lanjutkan dengan memasukkan activation kode untuk mengaktifkan aplikasi kita. Setelah di jlankan maka anda akan di suguhkan tampilan seperti di bawah ini, disi anda di minta untuk memasukkan serial number dari program keygen kita. Jika blom punya keygennya bisa anda download.
10. Jika, activation option telah di klik maka photoshop akan menampilkan menu seperti dibawah ini.
11. Disini di sediakan berbagai pilihan untuk melakukan peng aktivasian software…tapi karena kita sudah keygen diatas maka kita cukup memilih “ By telephone via …. “ saja…. Lalu klik next untuk proses selanjutanya.
12. Diatas, ditampilkan berbagai informasi mengenai Serial number, activation number, activation type, dan authorization code yang belum terisi. Pada form diatas anda pastinya diminta untuk me ngisikan form authorization code . Nah, untuk itu, copy seluruh angka2 yang ada pada activation code seperti yang terlihat di atas. Lalu paste kan pada activation code pada keygen…seperti pada gambar di bawah ini.
13. Setelah semua dimasukkan klik tombol , untuk mendapatkan authorization code. Seperti di bawah ini.
14. Copykan angka2 pada authorization code diatas dan pastekan pada kolom yang kosong pada form peng aktifan software, seperti terlihat pada gambar di bawah ini.
15. Setelah pengisian authorization code selesai dilakukan , anda tinggal klik tombol activate, jika setelah itu tampil halaman seperti di bawah ini maka selesailan pekerjaan anda.
16. Jika tampilan di atas anda dapatkan, maka selesai lah sudah proses mendapatkan full version dari adobe photosop cs 2. Selamat Berkarya.


Setelah keygen di download, jalankan program tersebut lalu masukkan serial number yang di tunjukan pada form isian yang telah di sediakan…. Lalu klik activation option

~ Minggu, 11 April 2010 2 komentar