Jadi Bintang Iklan, Irfan Bachdim Panen Rupiah

INILAH.COM, Jakarta - Pesepakbola Irfan Bachdim mengalami banyak perubahan selama tinggal di Indonesia. Ia mendapatkan penghasilan lebih di luar profesinya sebagai pemain bola, yakni menjadi bintang iklan.

Profesi baru sebagai bintang iklan itu menjadi pengalaman tersendiri bagi striker Persema Malang tersebut.

"Ini merupakan kehormatan besar buat saya, merupakan kebanggaan dan kesempatan yang tak bisa saya lepaskan," ujar Irfan Bachdim saat dijumpai di X2, Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (9/8).

Irfan mengaku sangat terinspirasi idolanya, Christiano Ronaldo, yang juga memiliki pekerjaan di luar sepak bola.

"Idola saya Christiano Ronaldo, itu juga salah satu alasannya saya ambil pekerjaan ini," bebernya.

Lebih lanjut kekasih Jennifer Kurniawan itu menuturkan, Indonesia menjadi rumah baru yang menyenangkan.

"Indonesia adalah rumah baru saya. Hanya di Indonesia, saya baru pertama kali (dapat kontrak kerja di luar sepak bola)," tuturnya. [mor]

~ Minggu, 12 Juni 2011 0 komentar

Hati-Hati! Salah Diet Bikin Susah Hamil

TRIBUNNEWS.COM - Wanita yang terobsesi untuk memiliki tubuh ramping hendaknya hati-hati dalam memilih pola diet yang ingin diterapkan.

Sebab pola diet yang salah bisa bikin hormon tak seimbang. Akibatnya wanita bisa mengalami masalah kesuburan alias susah hamil.

Ahli gizi dari Kraft Foods Phillippines, Joan Sumpio, RND, FPAN mengatakan kalau asupan gizi yang tidak seimbang bisa menyebabkan gangguan hormon. Kalau hormon mengalami masalah, segala aktifitas tubuh termasuk organ reproduksi bisa ikut terganggu.

"Anggap saja wanita tersebut mengalami gangguan menstruasi. Kalau siklus menstruasi tak menentu maka masa subur wanita tersebut juga tidak teratur. Jika masa subur tak teratur atau malah mengalami gangguan," ucap Joan.

Joan menambahkan kalau proses ovulasi membutuhkan nutrisi yang seimbang. Meski komposisi nutrisi yang dibutuhkan pada proses ovulasi belum diketahui secara tepat, tapi keberadaan nutrisi jelas berperan penting.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Obstetrics & Gynecology menunjukkan adanya kaitan antara konsumsi zat besi dan tingkat kesuburan pada wanita. Ternyata, para wanita yang mengkonsumsi zat besi di dalam jumlah yang lebih tinggi memiliki tingkat resiko infertilitas yang lebih rendah.

Konsumsi zat besi hingga 41 mg/hari (batas maksimum yang aman untuk dikonsumsi adalah 45 mg/hari) dapat menurunkan tingkat resiko infertilitas hingga 62 persen. Sekedar catatan, masalah infertilitas yang diamati pada penelitian ini adalah masalah infertilitas yang berhubungan dengan proses ovulasi (proses pelepasan sel telur dari indung telur).

"Kalori juga dibutuhkan oleh wanita yang ingin hamil dan sedang hamil. Sayangnya banyak wanita menjauhi kalori karena takut gemuk," ujar Joan.

Karena itu Joan menyarankan agar para wanita yang ingin diet untuk mempertimbangkan pilihan dietnya. Jangan sampai karena salah makan lalu sulit hamil.

"Kalau perlu konsultasikan ke ahli gizi. Untuk apa tubuh langsing tapi punya gangguan hormon dan sulit punya anak," imbuh Joan. (*)

~ 0 komentar

Menelusuri Jejak Rumah Kelahiran Bung Karno

REPUBLIKA.CO.ID, Hampir semua rumah peninggalan Belanda di kawasan Jalan Pandean, Surabaya masih asli. Antara satu rumah dan rumah lainnya nyaris tak ada berbeda, bentuk, model, dan coraknya bergaya kolonial. Sejak dulu, tidak ada yang spesial di kampung itu. Namun akhir - akhir ini, warga dikejutkan dengan penelitian yang menggemparkan.

Tidak hanya bagi warga setempat, masyarakat Indonesia pun dibuat tercengang dengan penemuan bahwa rumah kelahiran Soekarno, Presiden pertama RI yang juga Sang Proklamator, berada di sebuah gang sempit yang berukuran tidak lebih dari tiga meter di Kota Pahlawan, Surabaya. Bukan di Blitar sebagaimana yang diketahui masyarakat Indonesia selama ini.

Bung Karno dilahirkan di Surabaya, tepatnya di sebuah rumah kontrakan Jalan Lawang Seketeng, sekarang berubah menjadi Jalan Pandean IV/40. Ayahnya Raden Soekemi seorang guru sekolah rakyat dan ibunya Ida Ayu Rai seorang perempuan bangsawan Bali.

"Setelah kami lakukan penelitian dan melalui kajian cukup lama, ternyata rumah kelahiran Soekarno bukan di Blitar, melainkan di Surabaya," ujar Ketua Umum "Soekarno Institute", Peter A Rohi.

Ukuran bangunan rumah itu 6x14 meter. Terdiri dari satu ruang tamu, satu ruang tengah yang biasa ditempati keluarga bersantai, dan dua kamar. Di belakang ada dapur yang terdapat juga sebuah tangga kayu untuk naik ke lantai dua. Di lantai atas tersebut, hanya digunakan untuk menjemur pakaian.

"Dari dulu, ya seperti ini. Kami tidak mengubahnya, atau merenovasi," ujar Siti Djamilah, pemilik rumah saat ini.

Ia mengaku menempati bangunan itu sejak 1990. Ketika itu, ia ikut kedua orangtuanya. Kakak Djamilah dan suaminya, H. Zaenal Arifin juga menetap rumah itu.

Kemudian, 1998 Djamilah menikahi Choiri. Setelah kedua orang tua Djamilah meninggal, mereka hanya tinggal berempat. "Kami tidak menyangka bahwa rumah ini adalah tempat kelahiran Bung Karno. Sebuah kebanggaan dan anugerah karena kami tinggal di rumah tokoh kelas dunia. Tidak hanya presiden, tapi seorang yang patut menjadi teladan bangsa Indonesia," tutur Choiri, suami Djamilah.

"Kami sudah melalui kajian dan penelitian panjang sejak masa reformasi. Bahkan penelitian juga kami lakukan di Belanda. Buku-buku sejarah masa lalu juga membuktikan bahwa di Surabaya inilah Bung Karno dilahirkan. Syukurlah sekarang bisa diresmikan," ujar Peter A. Rohi.

"Di Jakarta ada prasasti Barack Obama, padahal dia Presiden Amerika Serikat. Masak Presiden Indonesia tidak ada prasastinya? Kami memasangnya di rumah kelahiran Soekarno," katanya, menambahkan.

Pasang Prasasti
Dijelaskan Peter, pemasangan prasasti digelar 6 Juni 2011 karena disamakan dengan tanggal kelahiran Soekarno, yakni 6 Juni 1901. Peter menyayangkan sikap pemerintah yang menyatakan bahwa Soekarno lahir di Blitar. Padahal, kata dia, berbagai buku-buku sejarah dan arsip nasional ditegaskan bahwa Soekarno dilahirkan di Surabaya.

Ia berani menunjukkan puluhan koleksi buku sejarah yang menuliskan kelahiran Soekarno. Di antaranya, buku berjudul "Soekarno Bapak Indonesia Merdeka" karya Bob Hering, "Ayah Bunda Bung Karno" karya Nurinwa Ki S. Hendrowinoto tahun 2002, "Kamus Politik" karangan Adinda dan Usman Burhan tahun 1950.

Lainnya, "Ensiklopedia Indonesia" tahun 1955, "Ensiklopedia Indonesia" tahun 1985, dan "Im Yang Tjoe" tahun 1933 yang sudah ditulis kembali oleh Peter A Rohi dengan judul "Soekarno Sebagi Manoesia" pada tahun 2008.

"Bahkan mantan Kepala Perpustakaan Blitar sudah mengakui bahwa Soekarno tidak dilahirkan di Blitar, melainkan di Surabaya," tuturnya. Pihaknya berharap, ke depan masyarakat Indonesia lebih mengetahui dan mengakui bahwa kota kelahiran Soekarno yang selama ini dikenal adalah keliru.

"Dulu pascatragedi G30S/PKI, semua buku sejarah ditarik dan diganti di Pusat Sejarah ABRI pimpinan Nugroho Notosusanto. Tapi saya heran, kenapa ada pergantian kota kelahiran Soekarno? Semoga pemerintah ke depan sudah mengakui bahwa lahirnya presiden pertama Indonesia ada di Surabaya," papar Peter.

Walikota Surabaya Tri Rismaharini juga mengaku sangat yakin bahwa Bung Karno bukan dilahirkan di Blitar. Pihaknya juga telah mengirim surat ke Pemerintah Pusat untuk meluruskan persoalan ini dan optimistis pemerintah mengakuinya.

"Kami masih menunggu respon dari Pemerintah Pusat. Tapi tahun 2010, walikota Surabaya saat itu, Bambang DH, sudah menandatangani prasasti sekaligus mengirimkan surat ke pemerintah pusat," tutur Tri Rismaharini.

Jadi Museum
Menurut Risma, pihaknya sudah menemui keluarga pemilik rumah, Choiri, agar bersedia menjualnya dan akan dijadikan museum atau tempat cagar budaya.

"Saya sudah memberikan tugas kepada Dinas Pariwisata Kota Surabaya untuk negosiasi harga dengan pemilik rumah. Nantinya rumah kelahiran Bung Karno akan dijadikan museum dan untuk kawasan sejarah," ujar Tri Rismaharini ketika ditemui di sela pemasangan prasasti dan peresmian rumah kelahiran Bung Karno, Senin (6/6).

Sayang, orang nomor satu di Surabaya tersebut enggan menyebutkan anggaran yang dikeluarkan. "Harga masih negosiasi. Saya sudah minta ke Bu Wiwik (Kepala Dinas Pariwisata) untuk mengalokasikan dana dari Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) Kota Surabaya. Lebih bagus lagi kalau masih ada barang-barang aslinya, agar bisa menceritakan ke anak-anak bahwa di Surabaya Bapak Proklamator dilahirkan," tutur Risma.

Sementara itu, keluarga Bung Karno, Prof. Haryono Sigit, mengakui bahwa orangtua Bung Karno pernah tinggal di rumah itu. Ia juga menyerahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Kota Surabaya untuk mengelola rumah tersebut. "Mau diapakan rumah itu, bukan wewenang saya. Saya serahkan ke Pemkot," tukas mantan Rektor ITS Surabaya tersebut.

Direktur Utama Surabaya Herritage, Freddy H Istanto mengatakan, jika nantinya rumah kelahiran Soekarno dijadikan museum maka yang harus diperhatikan adalah sistem pengelolaannya.

Choiri, selaku pemilik rumah mengatakan, secara prinsip pihaknya tidak mempermasalahkan dan siap menjual rumahnya ke Pemkot Surabaya. Terkait harga, ia mengaku masih melakukan negosiasi untuk menentukan harga yang pas. "Tapi kami masih banyak saudara kok di Surabaya, sambil mencari rumah, kami mungkin tinggal di rumah saudara dulu," timpal Djamilah.

~ 0 komentar

Fakta Menarik Tentang Johnny Depp

John Christopher Depp II hari ini merayakan ulang tahunnya yang ke-47. Anda mungkin lebih mengenal pria ini dengan nama Johnny Depp. Meski awalnya aktor ini dianggap hanya jual tampang namun belakangan ia berhasil membuktikan bahwa kemampuan aktingnya sama sekali tak bisa dianggap remeh. Kalau selama ini kita mengenalnya sebagai seorang aktor, mungkin ada baiknya kalau kita meluangkan sedikit waktu untuk mengenal lebih dekat siapa aktor ini sebenarnya. Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang aktor kelahiran Kentucky ini.
Logo KapanLagi
96 Komentar
Rekomendasikan (68)
Kirim
Bagi
Cetak
Editor KapanLagi.com, Film - Kamis, 09 Juni 2011 19.13 WIB
Johnny Depp (c) retna.com

John Christopher Depp II hari ini merayakan ulang tahunnya yang ke-47. Anda mungkin lebih mengenal pria ini dengan nama Johnny Depp . Meski awalnya aktor ini dianggap hanya jual tampang namun belakangan ia berhasil membuktikan bahwa kemampuan aktingnya sama sekali tak bisa dianggap remeh. Kalau selama ini kita mengenalnya sebagai seorang aktor, mungkin ada baiknya kalau kita meluangkan sedikit waktu untuk mengenal lebih dekat siapa aktor ini sebenarnya. Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang aktor kelahiran Kentucky ini.

Sempat jadi korban Death Hoax.
24 Januari 2011 lalu aktor ini dikabarkan meninggal akibat kecelakaan mobil fatal. Saat itu kabar kematian Johnny sampai jadi Trending Topic di Twitter meskipun akhirnya terungkap kalau kabar itu hanya kabar bohong belaka.

Sangat berharap mendapatkan peran menjadi Hamlet.
Depp mengaku sangat ingin memerankan Hamlet dan salah satu yang menjadi motivator ternyata adalah aktor Marlon Brando.

Tak suka ditelepon dan mengaku tidak punya telepon.
Privacy adalah masalah besar buat Depp dan karena itu ia memilih tidak memasang sambungan telepon di rumahnya. Satu-satunya alat komunikasi yang disukai Depp adalah internet.

Tak suka nonton filmnya sendiri.
Akting adalah pekerjaan Johnny Depp . Kalau soal akting, Depp tak pernah main-main tapi anehnya, aktor ini ternyata tak suka nonton filmnya sendiri. Buatnya, tugasnya berakhir saat syuting berakhir.

Diam-diam ngefans berat Justin Bieber.
Anda mungkin tak mengira kalau aktor yang selalu tampil cool ini ternyata salah satu penggemar Justin Bieber. Konon ada saksi mata yang melihat aktor ini di antara penonton konser Justin Bieber.

Darah Indian mengalir dalam tubuhnya.
Mungkin belum banyak yang tahu kalau aktor ini masih keturunan Indian Cherokee. Menurut Depp, nenek buyutnya adalah seorang wanita Cherokee meski ia sendiri tak bisa memastikan itu.

Suka menyendiri dalam sauna.
Depp ternyata selalu meluangkan waktu untuk duduk sendiri di dalam sauna. Alasannya, ia merasa lebih kreatif saat berada di dalam sauna dan konon karakter Jack Sparrow dan Willy Wonka pun lahir di sana.

Kolektor topi sejati.
Semua orang pasti tahu kalau Johnny Depp tak pernah tampil tanpa topi. Aktor ini memang kolektor topi sejati. Bahkan saking banyaknya koleksi topi miliknya, Depp sempat kebingungan harus menempatkan topi-topi ini di mana.

Punya 13 tato yang punya arti penting dalam hidupnya.
Walaupun bukan termasuk orang yang maniak tato tapi jumlah tato yang menghiasi tubuh Johnny Depp terhitung tidak sedikit. Kabarnya ada 13 tato di tubuh Depp dan semuanya punya nilai penting. Tato itu sebagai penanda saat penting dalam hidupnya, sekaligus mengingatkan Depp pada orang yang sempat masuk dalam kehidupannya.

Aktor pertama yang dinominasikan Oscar lewat film Disney.
Sampai saat ini, hanya Johnny Depp saja aktor yang berhasil masuk nominasi Oscar untuk kategori Aktor Terbaik lewat sebuah film produksi Disney.

~ 0 komentar

6 Aturan Kecantikan yang Sangat Boleh Kita Langgar

Jangan pakai lipstik merah menyala siang hari! Sesuaikanlah warna tas dengan warna sepatu! Itu aturan kuno. Sudah saatnya kita melanggar beberapa "larangan" di dunia mode dan kecantikan.



1. Lipstik merah terang hanya boleh dipakai di malam hari
Siapa bilang? Lipstik merah, atau riasan mata smoky eyes, bisa kita gunakan di siang hari. Asal, jangan gabungkan keduanya. Jika Anda memakai lipstik merah siang hari, pastikan riasan mata Anda natural. Sebaliknya, jika riasan mata Anda cukup "berat", gunakan lipstik dengan warna yang lembut.

2. Rambut panjang tak cocok untuk wanita di atas 50 tahun
Banyak wanita yang sudah berumur memutuskan untuk memotong pendek rambutnya agar terlihat lebih muda dan lebih segar. Padahal tidak selalu seperti itu. Beberapa orang malah terlihat tua dengan rambut pendek yang kaku. Jika rambut Anda sehat, panjangkan saja. Potongan layer yang membingkai wajah bisa membuat wajah Anda terlihat lebih muda, apalagi jika ditambah dengan poni.

3. Warna sepatu harus sama dengan warna tas dan warna ikat pinggang
Menggunakan gaun hitam dengan tas merah, ikat pinggang merah, dan sepatu merah, memang terlihat manis. Gaya matching ini cocok jika Anda ingin tampil bergaya retro. Namun untuk kesan modern, yang diperlukan justru adalah tabrak warna.

4. Demi kecantikan dan kesehatan kulit, jauhi sinar matahari
Sinar matahari memang bisa menyebabkan kerusakan kulit, tapi bukan berarti Anda harus mengurung diri di dalam rumah. Selama kulit selalu dilindungi sunblock, tak ada salahnya sesekali berpanas-panasan.

5. Gaun mini dan celana pendek tak cocok untuk wanita di atas 40 tahun
Hot pants atau rok supermini memang sebaiknya dihindari jika Anda sudah berumur. Tapi siapa bilang Anda tak bisa lagi memakai rok di atas lutut atau mini dress yang cantik? Yang penting, pastikan bagian atasnya tertutup, atau tambahkan cardigan.

6. Jangan gunakan perhiasaan emas bersamaan dengan perhiasan perak
Menurut aturan lama, jika kita memakai kalung emas, pastikan gelang dan anting pun terbuat dari emas. Begitu pun jika kita memakai perhiasan perak. Padahal jika tahu triknya, mencampur 2 jenis perhiasan justru bisa membuat Anda terlihat gaya dan nyentrik. Kuncinya, pakai secara bertumpul dan pastikan jumlah keduanya tak sama. Misalnya, pakai 2 kalung emas dan 1 kalung perak sekaligus. Atau 2 gelang emas dan 3 gelang perak.

~ 0 komentar

Kongres Luar Biasa PSSI Telan Biaya Rp 3 Miliar

Kongres Luar Biasa PSSI Telan Biaya Rp 3 Miliar

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Kongres Luar Biasa PSSI di Solo, pada 30 Juni 2011, diperkirakan akan menelan biaya sekitar Rp3 miliar "Biaya pelaksanaan Kongres sekitar Rp3 miliar," kata anggota Komite Normalisasi Joko Driyono di Jakarta, Kamis.

"Semua kebutuhan dana KLB sepenuhnya menjadi tanggungan KN. Solo membantu pengadaan insfratruktur," katanya. Sebelumnya, Komite Normalisasi PSSI menggelar kongres pada 20 Mei lalu dengan menghabiskan dana Rp2 miliar namun tanpa menghasilkan keputusan.

Kongres 30 Juni ini tetap dengan agenda melakukan pemilihan ketua umum, wakil ketua umum, dan sembilan anggota komite eksekutif PSSI. Disinggung kunjungannya ke Markas AFC, Joko, mengatakan melaporkan jelang pelaksanaan kongres.

"AFC akan mengirim utusannya. Namun kita belum tahu berapa jumlahnya," katanya. Soal tanggal pelaksanaan Kongres yang dimajukan, Joko menegaskan, belum ada perubahan soal itu.

~ 0 komentar

Rahasia Kelezatan Rujak Tasik

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG – Mendengar kata honje, boleh jadi banyak orang mengernyitkan alisnya. Terutama kalangan muda. Honje adalah sejenis buah berasa asam dan hanya dipergunakan untuk bahan bumbu. Malah di Kota Tasikmalaya, buah honje menjadi bahan andalan untuk membuat bumbu rujak ulek.

Lihat saja, di Jalan Kalektoran terdapat sejumlah penjual rujak ulek dengan bahan baku andalan buah honje. Yang tertua adalah rujak ulek Bi Icar (81), usaha rujak yang dirintis sejak tahun 70-an dan kini dilanjutkan oleh Tuti (45) dan Dedin (42), anak Bi Icar. Usaha rujak turun-temurun ini bahkan sudah memiliki nama hingga Bandung, Jakarta, dan sekitarnya.

Kawasan Jalan Kalektoran memang belakangan ini menjadi salah satu sentra kuliner Kota Tasikmalaya. Di sana ada bubur Jenal serta jualan tutug oncom. Namun yang paling populer adalah rujak ulek Bi Icar. Selain itu masih ada dua lagi, yakni rujak Bi Iyoh dan Ma Cicih. Cita rasanya hampir sama, tapi masing-masing memiliki pelanggan sendiri.

Kekuatan rujak ulek Bi Icar terletak pada racikan bumbunya yang memiliki cita rasa khas. Bahan andalan bumbu tidak lain adalah buah honje, kemudian dipadu dengan gula merah, garam, cengek, serta pisang batu yang di dalamnya terdapat biji berwarna hitam. Cita rasa bumbu ini terasa segar.

Tuti dan Dedin tampak mahir membuat bumbu. Awalnya, dimasukkan beberapa buah honje, lalu diulek-ulek di dalam cobek batu berdiamater sekitar 40 cm hingga agak hancur. Disusul pisang batu dan diulek lagi. Setelah itu barulah dimasukkan gula dan garam. "Proses pembuatannya memang mudah. Yang sulit adalah menakar setiap bahan. Apalagi jumlah pesanan berbeda tapi cita rasa tidak boleh berubah," ujar Tuti.

Untuk buah-buahan tidak ada yang istimewa, selain kondisinya dipilih yang masih segar. Antara lain jambu air, ubi, bengkuang, mangga setengah masak, kedondong, serta nanas. Semua buah diiris-iris seukuran koin. Bumbu dan irisan buah-buahan lantas diaduk-aduk hingga merata. Setelah itu disajikan dalam piring dan dibubuhi bubuk kacang tanah untuk menambah rasa.

"Setiap minggu saya suka menyempatkan diri menikmati hidangan rujak ini. Rasanya membuat penasaran," ujar Yaya (25), seorang calon pengacara yang kini magang di sebuah kantor pengacara di kawasan Mangkubumi.

Rudi (25), seorang karyawan sebuah operator seluler, malah mengaku sudah berlangganan rujak. Apalagi jika ada sanak saudara dari luar kota, dipastikan memesan sampai sepuluh pincuk rujak dibawa ke rumah. "Mereka sangat menyukai rujak ini. Tiap datang ke Tasikmalaya, selalu diminta pesan rujak," ujarnya.

Tuti mengatakan, bagi pengunjung yang ingin sajian lain, disediakan pula berbagai macam kolak, kupat tahu, serta pecel matang dan karedok. "Sajian selain rujak ulek ini memang sengaja dipertahankan karena selain disukai juga sejak awal usaha ini berdiri, penganan itu sudah ada. Bahkan yang paling awal adalah kupat tahu. Makanya tetap dipertahankan dan ternyata ada saja yang beli," ujarnya.

~ 0 komentar