Solusi Menangkal Korupsi

Salah Satu Solusi Menangkal Korupsi

Korupsi sudah bukan lagi hal aneh di dunia. Dia sudah merupakan kawan akrab bagi orang-orang yang memiliki kesempatan. Korupsi, paling tidak, pernah dilakukan oleh setiap orang. Korupsi, tidak semata-mata berbentuk penyelewengan dana/uang. Namun bisa juga berarti penyelewengan waktu atau hal lain yang masih berhubungan dengan penyalah gunaan/ penyelewengan demi keuntungan pribadi dan atau golongan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, korupsi didefinikan sebagai n penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara (perusahaan dsb) untuk keuntungan pribadi atau orang lain;
– waktu cak penggunaan waktu dinas (bekerja) untuk urusan pribadi; me·ngo·rup·si v menyelewengkan atau menggelapkan (uang dsb).

Diakui atau tidak, kitapun paling tidak pernah melakukan korupsi, walaupun itu sekedar korupsi waktu. Tapi tetap saja korupsi. Jika kita berbicara mengenai korupsi, pasti pikiran kita selalu berselancar pada sosok-sosok pegawai pemerintah yang sedang berkuasa dan memiliki kekuasaan. Hal ini selaras dengan definisi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, yaitu, penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara (perusahaan dsb) untuk keuntungan pribadi atau orang lain. Sudah barang tentu, korupsi hanya bisa dilakukan oleh orang yang memiliki kekuasaan, karena pemilik kekuasaan mempunyai hak dan peluang untuk melakukan tindakan-tindakan dengan mengatas namakan perusahaan atau Negara. Korupsi juga bisa dilakukan oleh buruh atau karyawan dengan tingkat golongan yang rendah. Mereka dalam strata yang demkian paling tidak hanya mampu melakukan korupsi waktu.

Menyoal tentang korupsi yang masih banyak dilakukan oleh para petinggi Negara, penaggulangan oleh institusi setingkat KPKpun masih belum mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Suara-suara minor masih terdengar sangat nyaring dan memekakkan telinga. Apalagi ditambah dengan perkara mantan ketua KPK yang masih dalam tahap penyelidikan, yang konon masih berkaitan dengan kasus-kasus korupsi. Masyarakat menjadi kian gamang karena hingga kini masih belum ada kejelasan dari pihak berwenang.

Korupsi, bisa menjadi permasalahan yang sepele, bisa juga menjadi masalah yang sangat pelik. Tinggal dari mana kita melakukan pendekatan. Rasanya kita tidak perlu berbicara tentang korupsi pada ranah yang pelik. Karena dalam setiap perdebatan pada acara-acara talk show dibanyak televisi selalu menjadi tema yang tidak pernah terselesaikan, yang pada akirnya menjadi debat kusir belaka. Dalam tulisan ini, mari kita mengerucut pada ranah korupsi dengan pendekatan yang sederhana, artinya adanya niat baik dan kemauan bersama untuk menyelesaikan masalah (bukan malah mempermasalahkan masalah), agar korupsi bisa ditangani dengan segera hingga tuntas.

Korupsi merupakan akibat dari sebab yang terjadi. Ada hukum kausalitas disana. Korupsi terjadi karena adanya peluang untuk itu. Peluang ini bisa diciptakan, bisa juga merupakan celah yang telah ada dan dengan cerdik bisa dimanfaatkan. Nah sekarang, bagaimana caranya menutup celah dan menutup kesempatan agar siapapun tidak bisa melakukan korupsi. Hukum seberat apapun, tidak akan banyak berpengaruh, karena justru dengan adanya hukum yang dibuat memberikan peluang bagi mereka yang otaknya sudah rusak untuk mencari celah. Artinya, hukum malahan membuat mereka yang otaknya sudah rusak itu menjadi semakin cerdik dan pintar.

Seperti kita ketahui, dana yang diselewengkan dari tindak korupsi adalah dana yang berasal dari rakyat melalui terhimpunnya pajak yang dikutip. Secara esensial, penyelewengan ini dengan mudah bisa terjadi karena tidak adanya transparansi laporan keuangan kepada public/masyarakat. Adanya akuntan public yang melakukan audit belum menyelesaikan masalah. Karena masyarakat sama sekali tidak memiliki kepercayaan terhadap akuntan public yang ada. Buktinya, walaupun sudah diaudit masih saja ada penyelewengan. Lalu apanya yang di audit ? oleh karena itu, jika memang ada kemauan dan itikat baik, audit dilakukan secara langsung oleh masyarakat. Caranya ? setiap instansi pemerintah yang dalam operasioalnya menggunakan dana pemerintah yang notabene uang rakyat, diwajibkan memberi laporan keuangan secara detail melalui media cetak. Berikan kesempatan kurang lebih satu bulan bagi masyarakat untuk meneliti atau melakukan audit. Jika tidak ada feedback, maka laporan itu telah diterima. Hal ini bisa dilakukan pada tiap provinsi sampai tingkat kecamatan dan kelurahan. Mulai dari tingkat istana Kepresidenan, sampai kelurahan. Sederhana, bukan ? kalo saja ada yang mengatakan tidak sesederhana itu pelaksanaannya. Maka bisa dipastikan, suara itu datang dari orang yang merasa dirugikan dengan system ini. Dengan adanya laporan detail yang transparan seperti ini, maka tertutup kemungkinan untuk mencari celah. Dalam laporan itu, jika ada pembelian diwajibkan menyertakan nota pembelian. Dan masyarakat bisa dengan mudah melakukan pengecekan, maka tidak ada lagi pembelian secara fikltif yang sering merupakan salah satu peluang terjadinya korupsi.

Sebuah contoh yang sederhana, sekarang sedang terjadi gonjang ganjing tentang dana pelantikan yang luar biasa besar. Dengan adanya laporan yang transparan, maka masyarakat menjadi tahu untuk apa saja diperlukan dana sebesar itu. Banyaknya pertanyaan yang terlontar dari berbagai kalangan dimasyarakat karena selama ini tidak adanya transparansi terhadap pengunaa dana masyarakat.

Penulis sangat yakin, jika ada instansi yang memiliki laporan keuangan yang benar, maka tidak akan sulit melakukannya. Ini merupakan salah satu solusi dalam penanggulangan korupsi yang sudah merasuki tulang sumsum di negeri tercinta ini. Namun, tentu saja itu semua kembali kepada kemauan dan itikat baik dari masyarakat itu sendiri ataupun dari petinggi pemerintah. Jika saja hal sepele ini bisa dengan perlahan teraksana, maka akan terciptalah saling percaya antara masyarakat dan pemerintah hingga terjalin hubungan yang sangat harmonis. Semoga. Salam Kopasiana dan MERDEKA !

sumber:
http://umum.kompasiana.com/2009/09/10/salah-satu-solusi-menangkal-solusi/

~ Minggu, 11 Desember 2011 0 komentar

KERUGIAN KORUPSI

KERUGIAN KORUPSI

Kerugian dapat berupa materi, waktu, dan moral bagi rakyat dan negara.

Kerugian Berdasarkan Materi

Dapat tercermin dari jumlah dana yang di ambil oleh pejabat tersebut. Jumlah yang tidak sedikit tentunya dapat merugikan negara, APBN, dll yang seharusnya dana tersebut dapat kembali ke rakyat dalam bentuk pendidikan, subsidi, dll.

Kerugian Yang Bersifat Waktu

Dapat tercermin dalam bentuk molornya waktu pengerjaan suatu proyek karena banyaknya intervensi yang di ambil oleh pejabat untuk meraup untung sebesar-besarnya. proses tender yang tidak jelas, mark up nilai kontrak, dll adalah penyebab timbulnya permasalahan waktu oleh korupsi.

Kerugian Berupa Moral.

Apakah korupsi merugikan kita sebagai warga negara dari segi moral? tentu iya! karena korupsi identik dengan kejujuran dimana setiap tindakan korupsi sudah pasti didahului dengan tindakan bohong/tidak jujur. karena proses korupsi sudah mendarah daging di dalam pemerintahan dan kehidupan bernegara hal ini tentunya mencedrai moral dari bangsa ini, bangsa ini menjadikan kata bohong adalah kata yang biasa digunakan untuk melindungi diri sendiri.

~ 0 komentar

Faktor-faktor Penyebab Korupsi

Korupsi sering terjadi diberbagai negara-negara bagian, Faktor penyebab korupsi pun berbagai macam adanya, contoh penyebab-penyebab korupsi adalah sebagai berikut :

• Internal: Dorongan dari dalam diri sendiri
• Eksternal: Dorongan dari luar atau kondisi lingkungan

1. Faktor Enrichment:

Korupsi terjadi karena adanya willingness dan opportunity (internal & eksternal faktor). Faktor internal terkait dengan kualitas moral seseorang. Individu yg bermoral tinggi cenderung tidak melakukan korupsi, tetapi iman seseorang ada pasang dan surutnya. Sehingga, menggantungkan proses governance kepada seorang pemimpin saja tidaklah cukup. Diperlukan sistem yang mampu mencegah terjadinya korupsi. Sistem yang (1) membatasi discretionary (D) seseorang, (2) mencegah terjadinya monopoli (M) dan (2) mendorong akuntability (A), akan mampu menekan tingkat korupsi…….. KORUPSI = D + M – A

2. Faktor Internal

• Persepsi terhadap korupsi
• Kualitas moral dan integritas individu
* Internal Enrichment: Ada budaya ketimuran tertentu yang menempatkan pemberian hadiah kepada atasan sebagai wujud dari rasa hormat, walaupun sebenarnya hal ini bisa dikategorikan sebagai suatu bentuk korupsi. Kondisi ini menyebabkan perang melawan korupsi menjadi lebih menantang. Yang harus dihadapi tidak saja perilaku korup dari para koruptor, tetapi juga benteng budaya.

* Persepsi Terhadap Korupsi

• Pengertian setiap orang tentang korupsi tidak sama, 1994
• Salah satu penyebab masih bertahannya sikap permisif terhadap korupsi karena belum terpetakannya istilah dan artikulasi definitif terhadap korupsi, sehingga terjadi ambiguitas dalam melihat korupsi, 2004
• Korupsi di dunia pendidikan rentan, 2001
- Petty corruption: memberi tips guru untuk tambahan privat siswa
- Medium corruption: penyimpangan distribusi dan pengalokasian scholarship
- Grand corruption: penyimpangan dana bantuan pembangunan gedung sekolah/universitas
• Penyimpangan beberapa perilaku yang terkait dengan ketidakdisiplinan dosen, karyawan, mahasiswa sangat tinggi, 2006

* oralitas dan Integritas Individu

• Keserakahan (greedy)
• Himpitan ekonomi, seperti gaji lebih kecil dari kebutuhan yang makin meningkat
• Latar belakang kebudayaan atau kultur kerja atau lingkungan tempat tinggal
• Self Esteem yang rendah

http://hightek-bet.blogspot.com/2011/11/faktor-faktor-penyebab-korupsi.html

~ 0 komentar

Hak dan Kewajiban Sebagai Warga Negara Indonesia

Berikut ini adalah beberapa contoh hak dan kewajiban kita sebagai rakyat Indonesia. Setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama satu sama lain tanpa terkecuali. Persamaaan antara manusia selalu dijunjung tinggi untuk menghindari berbagai kecemburuan sosial yang dapat memicu berbagai permasalahan di kemudian hari.

Namun biasanya bagi yang memiliki banyak uang atau tajir bisa memiliki tambahan hak dan pengurangan kewajiban sebagai warga negara kesatuan republik Indonesia.

A. Contoh Hak Warga Negara Indonesia

1. Setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan hukum
2. Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak
3. Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum dan di dalam pemerintahan
4. Setiap warga negara bebas untuk memilih, memeluk dan menjalankan agama dan kepercayaan masing-masing yang dipercayai
5. Setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran
6. Setiap warga negara berhak mempertahankan wilayah negara kesatuan Indonesia atau nkri dari serangan musuh
7. Setiap warga negara memiliki hak sama dalam kemerdekaan berserikat, berkumpul mengeluarkan pendapat secara lisan dan tulisan sesuai undang-undang yang berlaku

B. Contoh Kewajiban Warga Negara Indonesia

1. Setiap warga negara memiliki kewajiban untuk berperan serta dalam membela, mempertahankan kedaulatan negara indonesia dari serangan musuh
2. Setiap warga negara wajib membayar pajak dan retribusi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda)
3. Setiap warga negara wajib mentaati serta menjunjung tinggi dasar negara, hukum dan pemerintahan tanpa terkecuali, serta dijalankan dengan sebaik-baiknya
4. Setiap warga negara berkewajiban taat, tunduk dan patuh terhadap segala hukum yang berlaku di wilayah negara indonesia
5. Setiap warga negara wajib turut serta dalam pembangunan untuk membangun bangsa agar bangsa kita bisa berkembang dan maju ke arah yang lebih baik

pmp dan ppkn

~ 0 komentar

Pancasila sebagai Aplikasi dalam kehidupan bernegara.

Pancasila sebagai Aplikasi dalam kehidupan bernegara.

A. Sila pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa

Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan oleh karenanya manusia percaya dan taqwa terhadap Tuhan YME sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing- masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab dan saling menghormati antara satu sama lain dalam menjalankan ibadahnya di setiap masing-masing agama yang bebeda.
B. Sila kedua : kemanusiaan yang adil dan beradab

Mengakui persamaan derajat hak dan persamaan kewajiban antara sesama manusia, Saling mencintai dan saling menyayangi sesama manusia, Mengembangkan sikap toleransi dan tenggang rasa, Tidak bersikap sesuka hati terhadap orang lain, Menjunjung tinggi nilai kemanusiaa n, Berani membela kebenaran dan keadilan. Sadar bahwa manusia adalah sederajat.

C. Sila ketiga : Persatuan indonesia

Persatuan dikembangkan atas dasar Bhineka Tunggal Ika, dengan memajukan pergaulan demi kesatuan dan persatuan bangsa. Pengamalan sila ketiga dapat diwujudkan dengan rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara, ketika negara NKRI terancam maka seluruh warga negara diwajibkan untuk bersatu dan membela kedaulatannya. Tidak mendzolimi negaraya sendiri, tidak berkhianat dengan negaranya sendiri. Dengan sila ketiga ini di harapkan para pemuda Indonesia saling bersatu dan tidak mudah terpovokasi.
D. Sila keempat : Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.

Rakyat Indonesia menghayati dan menjungjung tinggi setiap hasil keputusan musyawarah, karena itu semua pihak yang bersangkutan harus menerimannya dan melaksanakannya dengan itikad baik dan penuh rasa tanggung jawab. Disini kepentingan bersamalah yang diutamakan di atas kepentingan pribadi atau golongan. Keputusan-keputusan yang diambil harus dapat dipertanggung jawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia serta nilai-nilai kebenaran dan keadilan. Dalam melaksanakan permusyawaratan, masyarakat memberikan kepercayaan kepada wakil- wakil yang dipercayanya. Namun saat ini banyak wakil-wakil rakyat yang berkhianat kepada rakyatnya yang sudah memberikan kepercayaannya kepada wakil rakyatnya yang dipilih. Mengutamakan musyawarah untuk mengambil keputusan, menerima hasil musyawarah dengan itikad baik, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia serta nilai-nilai keadilan.

E. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Dengan sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, rakyat Indonesia menyadari hak dan kewajiban yang sama untuk menciptakan keadilan sosial dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Sila terakhir ini diwujudkan dengan mengembangkan perbuatan-perbuatan yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan gotong-royong, karna mencermikan warga Indonesia yang saling bergotong-royong.

~ 0 komentar

Pancasila sebagai Dasar Negara

Pancasila sebagai Dasar Negara

Pengertian Pancasila sebagai dasar negara diperoleh dari alinea keempat Pembukaan UUD 1945 dan sebagaimana tertuang dalam Memorandum DPR-GR 9 Juni 1966 yang menandaskan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa yang telah dimurnikan dan dipadatkan oleh PPKI atas nama rakyat Indonesia menjadi dasar negara Republik Indonesia. Memorandum DPR-GR itu disahkan pula oleh MPRS dengan Ketetapan No.XX/MPRS/1966 jo. Ketetapan MPR No.V/MPR/1973 dan Ketetapan MPR No.IX/MPR/1978 yang menegaskan kedudukan Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum atau sumber dari tertib hukum di Indonesia.

Inilah sifat dasar Pancasila yang pertama dan utama, yakni sebagai dasar negara (philosophische grondslaag) Republik Indonesia. Pancasila yang terkandung dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945 tersebut ditetapkan sebagai dasar negara pada tanggal 18 Agustus 1945 oleh PPKI yang dapat dianggap sebagai penjelmaan kehendak seluruh rakyat Indonesia yang merdeka.

Dengan syarat utama sebuah bangsa menurut Ernest Renan: kehendak untuk bersatu (le desir d’etre ensemble) dan memahami Pancasila dari sejarahnya dapat diketahui bahwa Pancasila merupakan sebuah kompromi dan konsensus nasional karena memuat nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh semua golongan dan lapisan masyarakat Indonesia.

Maka Pancasila merupakan intelligent choice karena mengatasi keanekaragaman dalam masyarakat Indonesia dengan tetap toleran terhadap adanya perbedaan. Penetapan Pancasila sebagai dasar negara tak hendak menghapuskan perbedaan (indifferentism), tetapi merangkum semuanya dalam satu semboyan empiris khas Indonesia yang dinyatakan dalam seloka “Bhinneka Tunggal Ika”.

Mengenai hal itu pantaslah diingat pendapat Prof.Dr. Supomo: “Jika kita hendak mendirikan Negara Indonesia yang sesuai dengan keistimewaan sifat dan corak masyarakat Indonesia, maka Negara kita harus berdasar atas aliran pikiran Negara (Staatside) integralistik … Negara tidak mempersatukan diri dengan golongan yang terbesar dalam masyarakat, juga tidak mempersatukan diri dengan golongan yang paling kuat, melainkan mengatasi segala golongan dan segala perorangan, mempersatukan diri dengan segala lapisan rakyatnya …”

Penetapan Pancasila sebagai dasar negara itu memberikan pengertian bahwa negara Indonesia adalah Negara Pancasila. Hal itu mengandung arti bahwa negara harus tunduk kepadanya, membela dan melaksanakannya dalam seluruh perundang-undangan. Mengenai hal itu, Kirdi Dipoyudo (1979:30) menjelaskan: “Negara Pancasila adalah suatu negara yang didirikan, dipertahankan dan dikembangkan dengan tujuan untuk melindungi dan mengembangkan martabat dan hak-hak azasi semua warga bangsa Indonesia (kemanusiaan yang adil dan beradab), agar masing-masing dapat hidup layak sebagai manusia, mengembangkan dirinya dan mewujudkan kesejahteraannya lahir batin selengkap mungkin, memajukan kesejahteraan umum, yaitu kesejahteraan lahir batin seluruh rakyat, dan mencerdaskan kehidupan bangsa (keadilan sosial).”

Pandangan tersebut melukiskan Pancasila secara integral (utuh dan menyeluruh) sehingga merupakan penopang yang kokoh terhadap negara yang didirikan di atasnya, dipertahankan dan dikembangkan dengan tujuan untuk melindungi dan mengembangkan martabat dan hak-hak azasi semua warga bangsa Indonesia. Perlindungan dan pengembangan martabat kemanusiaan itu merupakan kewajiban negara, yakni dengan memandang manusia qua talis, manusia adalah manusia sesuai dengan principium identatis-nya.

Pancasila seperti yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 dan ditegaskan keseragaman sistematikanya melalui Instruksi Presiden No.12 Tahun 1968 itu tersusun secara hirarkis-piramidal. Setiap sila (dasar/ azas) memiliki hubungan yang saling mengikat dan menjiwai satu sama lain sedemikian rupa hingga tidak dapat dipisah-pisahkan. Melanggar satu sila dan mencari pembenarannya pada sila lainnya adalah tindakan sia-sia. Oleh karena itu, Pancasila pun harus dipandang sebagai satu kesatuan yang bulat dan utuh, yang tidak dapat dipisah-pisahkan. Usaha memisahkan sila-sila dalam kesatuan yang utuh dan bulat dari Pancasila akan menyebabkan Pancasila kehilangan esensinya sebagai dasar negara.

Sebagai alasan mengapa Pancasila harus dipandang sebagai satu kesatuan yang bulat dan utuh ialah karena setiap sila dalam Pancasila tidak dapat diantitesiskan satu sama lain. Secara tepat dalam Seminar Pancasila tahun 1959, Prof. Notonagoro melukiskan sifat hirarkis-piramidal Pancasila dengan menempatkan sila “Ketuhanan Yang Mahaesa” sebagai basis bentuk piramid Pancasila. Dengan demikian keempat sila yang lain haruslah dijiwai oleh sila “Ketuhanan Yang Mahaesa”. Secara tegas, Dr. Hamka mengatakan: “Tiap-tiap orang beragama atau percaya pada Tuhan Yang Maha Esa, Pancasila bukanlah sesuatu yang perlu dibicarakan lagi, karena sila yang 4 dari Pancasila sebenarnya hanyalah akibat saja dari sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa.”

Dengan demikian dapatlah disimpulkan bahwa Pancasila sebagai dasar negara sesungguhnya berisi:

Ketuhanan yang mahaesa, yang ber-Kemanusiaan yang adil dan beradab, yang ber-Persatuan Indonesia, yang ber-Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan, serta ber-Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Kemanusiaan yang adil dan beradab, yang ber-Ketuhanan yang mahaesa, yang ber-Persatuan Indonesia, yang ber-Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan, dan ber-Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Persatuan Indonesia, yang ber-Ketuhanan yang mahaesa, yang ber-Kemanusiaan yang adil dan beradab, ber-Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan, dan ber-Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan, yang ber-Ketuhanan yang mahaesa, yang ber-Kemanusiaan yang adil dan beradab, yang ber-Persatuan Indonesia, dan ber-Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, yang ber-Ketuhanan yang mahaesa, yang ber-Kemanusiaan yang adil dan beradab, yang ber-Persatuan Indonesia, dan ber-Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan.

http://ruhcitra.wordpress.com/2008/11/01/pancasila-sebagai-dasar-negara/

~ 0 komentar

Voice Recognition

a. Latar Belakang Kebutuhan
Voice Recognition adalah suatu sistem yang dapat mengidentifikasi seseorang melalui suaranya, pada saat saya mencari pengertiaan dari voice recognition terdapat juga pengertian Speech Recognition yang hampir sama secara fungsinya. Tapi terdapat perbedaan antara keduanya, Voice Recognition mengidentifikasi siapa yang berbicara, tetapi Speech Recognition mengidentifikasi apa yang diucapkan.


Hardware yang digunakan :

SoundCard, merupakan alat yang ditambahkan dalam suatu Komputer yang fungsinya sebagai input dan output suara untuk mengubah sinyal elektrik, menjadi analog maupun menjadi digital.
Microphone, Alat untuk mengubah suara yang melewati udara, air dari benda orang menjadi sinyal elektrik.
Processor/Komputer, Dalam proses suara digital menterjemahkan gelombang suara menjadi suatu simbol biasanya menjadi suatu nomor biner yang dapat diproses lagi. Saat pengunaan menggunakan mikrofon, soundcard berkualitas baik, sehingga akan mengurangi noise yang disebabkan karena terganggu sinyal monitor, pci slots.
Software pendukung Voice Recognition

Voice recognition sudah dikembangkan dalam waktu yang cukup lama, akan tetapi sampai saat ini aplikasinya masih sangat terbatas. Keterbatasannya karena sampai saat ini aplikasi-aplikasi voice recognition hanya berjalan di komputer desktop minimal.

b. Teknologi Informasi
Teknologi Informasi pasti dibutuhkan dalam menunjang Voice Recognition untuk menunjang keakuratan penyampaian informasi.

c. Algoritma Yang Digunakan
Speaker recognition menggunakan fitur akustik ucapan yang ditemukan berbeda pada setiap orang. Ciri akustik tersebut disebabkan adanya perbedaan anatomi (seperti bentuk mulut dan tenggorokan) dan kebiasaan yang berbeda seperti (penekanan dan gaya bahasa). Perbedaan yang khas tersebut disebut “voiceprints“ yang menjadi suatu metode biometric.

~ 0 komentar

SOCIAL NETWORKING

Social Networking digunakan untuk menyebutkan sebuah website berbasis jejaring sosial artinya suatu website yang memungkinkan adanya interaksi antara anggota atau pengikut dari website tersebut secara penuh, saat ini website jejaring sosial merupakan website yang paling banyak mendapatkan kunjungan setelah website search engine, bahkan dalam beberapa kondisi tertentu website jejaring sosial merupakan website yang memiliki tingkat kunjunagn tertinggi, sebut saja Facebook, saat ini facebook merupakan website yang paling banyak di kunjungi dibeberapa negara, termasuk di Indonesia.

Social Networking merupakan sebuah bentuk layanan internet yang ditujukan sebagai komunitas online bagi orang yang memiliki kesamaan aktivitas, ketertarikan pada bidang tertentu, atau kesamaan latar balakang tertentu. Social networking lazim disebut sebagai jaringan pertemanan.

Layanan social network biasanya berbasis web, dilengkapi dengan beragam fitur bagi penggunanya agar dapat saling berkomunikasi dan berinteraksi.

a. BBM

Dijaman modern ini, Social Networking atau Jaringan Sosial telah menjadi tren bagi setiap orang, khususnya para anak muda. Dengan munculnya situs-situs jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Foursquare, dan lainnya, semakin menumbuhkan semangat untuk selalu menjaring teman sebanyak mungkin.

Tak hanya pada dunia internet, kini Social Networking juga merambah ke dunia seluler. Ya, muncul nya vendor telepon selular RIM Blackberry, dengan aplikasi inovasi nya yaitu BlackberryMessenger (BBM), kini semakin banyak cara yang dapat kita lakukan untuk menjaring teman untuk keperluan bisnis, atau pun hanya sekedar memperbanyak teman chatting.

BlackBerry Messenger adalah program pengirim pesan instan yang disediakan untuk para pengguna perangkat BlackBerry. Aplikasi ini mengadopsi kemampuan fitur atau aktivitas yang populer di kalangan pengguna perangkat telepon genggam. Contohnya fitur di aplikasi Google Maps atau Yahoo Messenger hingga aktivitas dengan Facebook atau Twitter. Semuanya bisa didapatkan oleh pengguna perangkat BlackBerry pada aplikasi ini. BlackBerry Messenger merupakan salah satu keunggulan dari penggunaan perangkat BlackBerry selain layanan Push Mail. Layanan Messenger ini dibuat khusus bagi pemilik BlackBerry dan dirancang khusus untuk berkomunikasi di antara pengguna. Cara menggunakan BlackBerry Messenger adalah dengan penghubung nomor PIN yang juga eksklusif dimiliki masing-masing perangkat BlackBerry.

b. FB

FB facebook merupakan jejaring sosial yang baru-baru ini lagi ngetren dan lagi booming di seluruh dunia di mana jejaring sosial fb ini banyak sekali yang menggunakannya tidak hanya kaum remaja saja, mulai dari anak kecil hingga dewasa semua menggunakan FB.

FB sendiri sangat mudah di gunakan mulai dari mendaftar, mencari teman bahkan bermain game pun di sediakan di FB. Mungkin dengan tampilan mudah pengguna fb memilih jejaring sosial yang merupakan situs urutan pertama yang banyak di cari.

Cara mendaftar FB sangat mudah sekali, tinggal kunjungi situsnya yakni www.facebook.com dengan mengisi nama depan, nama belakang, email, pasword dan jenis kelamin serta tanggal lahir. Nah habis mengisi itu semua fb sudah bisa di gunakan dan mudah mencari temen-temen dengan mencari nama temen yang mau di add. Nah mudah bukan, silahkan mulai daftar fb di www.facebook.com.

Sejarah facebook berawal ketika Mark Zuckerberg, seorang mahasiswa Harvard kelahiran 14 Mei 1984 dan mantan murid Ardsley High School membuat situs jejaring sosial facebook. Yang pada mulanya pengunaannya hanya diperuntukkan bagi mahasiswa dari Harvard College. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston (Boston College, Universitas Boston, MIT, Tufts), Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League. Banyak perguruan tinggi lain yang selanjutnya ditambahkan berturut-turut dalam kurun waktu satu tahun setelah peluncurannya. Akhirnya, orang-orang yang memiliki alamat surat-e suatu universitas (seperti: .edu, .ac, .uk, dll) dari seluruh dunia dapat juga bergabung dengan situs jejaring sosial ini.

Selanjutnya dikembangkan pula jaringan untuk sekolah-sekolah tingkat atas dan beberapa perusahaan besar. Sampai akhirnya, pada September 2006 Facebook mulai membuka pendaftaran bagi siapa saja yang memiliki alamat email. Pada waktu itu jumlah pengguna facebook terus bertambah. Sampai beberapa perusahaan besar seperti friendster, Viacom, bahkan Yahoo tertarik untuk membeli/mengakuisisi facebook. Tapi semua tawaran tersebut ditolak oleh Mark Zuckerberg sebagai pendiri Facebook meskipun harga yang ditawarkan terbilang fantastis. Friendster menawar 10 juta US dollar, Viacom 750 juta US dollar, dan yahoo 1 Milyar US dollar.

Pada akhirnya, langkah yang diambil zuckerberg tersebut sangatlah tepat karena facebook terus berkembang dan pada 2007 terdapat penambahan 200 ribu account baru perharinya. Lebih dari 25 juta user aktif menggunakan Facebook setiap harinya. Sampai pada 2009, penghasilan facebook mencapai nominal 800 juta US dollar. Malahan di tahun 2010 ini ditaksir angka itu akan melambung mencapai lebih dari 1 Milyar US dollar, wow. Yang mana sumbernya ditaksir dari hasil periklanan. Untuk jumlah pengguna, di tahun 2010 ini, menurut sumber terbaru yang saya baca sudah melebihi angka 500 juta user. Sangat fantastis!

c. Skype

Skype adalah sebuah program komunikasi dengan teknologi P2P (peer to peer). Program ini merupakan program bebas (dapat diunduh gratis) dan dibuat dengan tujuan penyediaan sarana komunikasi suara (voice) berkualitas tinggi yang murah berbasiskan internet untuk semua orang di berbagai belahan dunia. Pengguna Skype dapat berbicara dengan pengguna Skype lainnya dengan gratis, menghubungi telepon tradisional dengan biaya (skypeOut), menerima panggilan dari telepon tradisional (SkypeIn), dan menerima pesan suara . Teknologi skype ditemukan oleh wirausahawan Niklas Zennström dan Janus Friis, orang yang sama yang menemukan Kazaa dan Joost (P2P untuk televisi). Skype lalu berkompetisi dengan protokol terbuka VoIP yang sudah ada seperti SIP, IAX, dan H.323. Grup Skype yang dibentuk pada bulan September 2003 lalu dibeli oleh perusahaan lelang internet raksasa di Amerika e-Bay pada bulan September 2005 dan bermarkas di Luxembourg, Jerman dengan kantor-kantor di London, Inggris, Praha, Rusia dan San Jose, California, A.S.

Sejak diluncurkan skype telah mengalami pertumbuhan pesat baik dari penggunaannya yang populer maupun pengembangan perangkat lunaknya, jasa yang ditawarkan pun menjadi beragam mulai dari penggunaan gratis maupun berbayar.

Chat/ngobrol dalam group sudah seperti chat langsung, anda juga bisa menggunakan Skype untuk chat/ngobrol, dan bukan hanya ngobrol dengan 1 orang saja, menggunakan fasilitas chat group bisa langsung paling banyak chat/ngobrol pada saat bersamaan dengan 100 orang. Jika anda menikmati obrolan dalam group, anda bisa memberi tanda khusus/pembatas, untuk memudahkan lain kali bergabung lagi, sangat cocok untuk ngobrol atau menjaga hubungan komunikasi dengan keluarga atau untuk keperluan bisnis lainnya.

Skype bisa dipakai pada sebagian besar komputer yang menggunakan Windows, Mac OS X, Linux dan Pocket PCSkype. Pada sebagian komputer ini bisa saling berkomunikasi, ngobrol atau pengoperan data Dengan akses internet bisa secara gratis berkomunikasi dengan semua pemakai Skype, merupakan keuntungan yang bisa didapat seumur hidup

Hanya dalam beberapa tahun saja pada bulan April 2006 Skype memiliki 100 juta pengguna.

Keunggulan

Komunikasi global dan lokal yang lebih ekonomis melalui suara atau konferensi video. Sebagai ilustrasi pada tahun 2007 perbandingan menelpon ke Amerika dari Indonesia adalah Rp.6,640,-/ menit sedangkan dengan menggunakan skype, aktivitas ini didapatkan gratis (untuk sesama pengguna skype) dan berbayar bila skype digunakan untuk menelpon ke pesawat telpon genggam: Rp. 1,593/ menit atau pesawat telpon rumah: Rp. 423/ menit. Komunikasi menjadi lebih murah dan terjangkau. Konferensi bisa dilangsungkan antar pengguna (dua orang) sampai dengan lima pengguna sekaligus.
Penggunaannya yang mudah. Untuk pengguna yang telah biasa menggunakan pengirim-penerima pesan instan internet, perangkat lunak skype akan dirasakan mudah. Pengguna hanya diharuskan untuk memiliki komputer dengan spesifikasi teknis tertentu, headset (yang memiliki mike dan speaker), serta sambungan internet.
Kualitas suara yang lebih baik dibandingakan VoIP pendahulunya. Kegunaan dasar pembicaraan telepon melalui komputer di mana pun pengguna berada (dengan koneksi internet) secara gratis.

d. Linked ln

LinkedIn adalah situs web jaringan sosial yang berorientasi bisnis, terutama digunakan untuk jaringan profesional. Sampai September 2007 situs ini memiliki lebih dari 14 juta pengguna terdaftar, meliputi 150 industri dan lebih dari 400 bidang ekonomi yang diklasifikasi menurut jasanya.

CEO LinkedIn saat ini adalah Dan Nye dan kantornya berlokasi di Mountain View, California. Perusahaan ini didanai oleh Greylock, Sequoia Capital, Bessemer Venture Partners, serta European Founders Fund. LinkedIn mulai meraih keuntungan (arus kas positif) sejak Maret 2006 .

Technical Product Manager LinkedIn, Jonathan Seitel mengatakan bahwa tujuan LinkedIn menambahkan tombol “Apply With LinkedIn” tersebut adalah untuk membantu setiap profesional pengguna LinkedIn untuk Apply diri pada suatu lowongan pekerjaan.

Bagi perusahaan yang tengah mencari pegawai baru, fitur “Apply With LinkedIn” ini merupakan sebuah fitur yang akan sangat memudahkan perusahaan dalam mengelola lowongan pekerjaan dan juga mengelola setiap pelamar pekerjaan. Perusahaan tak lagi harus bersusah payah melakukan check kelengkapan setiap surat lamaran pekerjaan yang diterima. Hal ini dikarenakan dari tombol “Apply With LinkedIn” itu saja, semua informasi tentang profile pelamar akan diterima oleh perusahaan. Jadi setiap perusahaan cukup mengintegrasikan tombol “Apply With LinkedIn” ke dalam website yang dimiliki saja.

Penerapan tombol “Apply With LinkedIn” didasarkan pada sebuah gagasan bahwa melamar pekerjaan menggunakan surat lamaran, mengisi form lamaran, dll adalah sebuah cara yang kuno. Mengapa harus mengisi ulang kembali form biodata diri atau cv jika semua informasi tersebut ada di profile LinkedIn? Cukup dengan menekan tombol “Apply With LinkedIn”, perusahan yang membuka lowongan pekerjaan dan pengguna yang ingin melamar pekerjaan akan sama-sama dimudahkan.

Banyak cara yang dapat digunakan untuk memanfaatkan dan mengoptimalkan penggunaaan LinkedIn untuk tujuan perkembangan karir dan usaha kita. Berikut ada beberapa tips dan trik yang dapat digunakan di antaranya ialah:

1. Meningkatkan Peluang: Dengan memperbanyak koneksi dengan anggota lainnya, peluang anda untuk mendapatkan tawaran kerjasama / bisnis akan bertambah. Buatlah profil LinkedIn yang benar-benar menunjukkan kelebihan anda sebagai seorang entrepreneur. Cantumkan prestasi, pengalaman, latar belakang kerja dan pendidikan anda dengan rinci.

2. Membuat Anda Lebih Mudah Dihubungi: Lengkapilah biodata anda sebaik-baiknya, termasuk lengkapi pula daftar perusahaan di mana anda bekerja sebelumnya, afiliasi, pendidikan dan kegiatan. Anda bisa juga menggunakan tautan menuju profil LinkedIn anda sebagai signature (tandatangan) dalam email anda. Dengan begitu, orang akan dapat dengan mudah mengetahui siapa anda dan kompetensi apa yang anda miliki.

3. Meningkatkan Google PageRank: LinkedIn memungkinkan anda untuk membuat informasi profil anda terindeks oleh mesin pencari seperti Google, Bing, Yahoo, dan sebagainya. Karena profil LinkedIn menerima PageRank yang cukup tinggi dari Google, kesempatan anda untuk dapat diketahui orang lain semakin besar. Untuk memaksimalkan profil anda, buat profil umum dan pilihlah “Full View” serta ganti URL profil umum anda menjadi nama anda. Agar semakin banyak diketahui orang, cantumkanlah tautan ini pada berbagai situs di dunia maya. Misalnya, anda dapat mencantumkannya saat berkomentar di blog orang lain.

4. Meningkatkan Hasil Pencarian Internet: Selain nama anda, anda bisa juga meningkatkan hasil pencarian blog atau situs anda di berbagai mesin pencari seperti Yahoo! dan Google dengan mencantumkannya dalam profil LinkedIn anda.

5. Lakukan Pemeriksaan Referensi Perusahaan, “terbalik”, dan acak: Alat pemeriksa referensi LinkedIn untuk memasukkan nama perusahaan dan tahun saat orang tersebut bekerja di perusahaan untuk mencari sebuah referensi. Pencarian anda akan menemukan orang yang bekerja di perusahaan selama periode waktu yang sama. Karena referensi yang diberikan oleh seorang kandidat biasanya akan memberi kesan bagus, ini adalah cara terbaik mendapatkan data yang lebih berimbang.Perusahaan umumnya akan memeriksa referensi anda sebelum mempekerjakan anda tetapi apakah anda pernah berpikir untuk memeriksa referensi calon manajer anda? Sebagian besar peserta wawancara tidak berani untuk bertanya kepada atasan mengenai referensi tetapi dengan LinkedIn anda mempunyai cara untuk melakukan ini.

6. Menambah Relevansi Pencarian Kerja: Gunakan pencarian lebih lanjut LinkedIn untuk menemukan orang-orang dengan pengalaman atau pendidikan seperti milik anda untuk melihat di mana mereka bekerja.

7. Memperlancar Wawancara: Anda dapat menggunakan untuk menemukan orang-orang yang sedang anda temui. Mengetahui bahwa anda bersekolah di tempat yang sama, bermain sepakbola, atau sama-sama mengenal orang yang sama terdengar lebih baik dari sekedar diam dan berkata, “Saya baik-baik saja, terima kasih.”

8. Ukurlah Cerah Tidaknya Prospek Sebuah Industri: Jika anda berpikir tentang investasi atau bekerja pada suatu sektor, gunakan LinkedIn untuk menemukan orang-orang yang bekerja untuk para pesaing – atau bahkan lebih baik lagi, perusahaan yang telah ambruk. Misalnya anda mau membangun sebuah toko hewan peliharaan online, mungkin anda belajar banyak dengan berbicara dengan karyawan Pets.com atau WebVan.

9. Melacak Para Pemula: Anda dapat melihat orang-orang dalam jejaring anda yang memulai bisnis dengan melakukan pencarian lebih lanjut untuk sederet kata kunci. Gunakan penyaring “Sort By” atau “Degrees away from you” untuk melihat orang-orang yang terdekat dengan anda lebih dulu.

10. Integrasikan Dengan Pekerjaan Baru: Saat orang-orang memulai sebuah pekerjaan baru, biasanya mereka belum memiliki begitu banyak relasi di perusahaan baru. Namun, dengan LinkedInpegawai baru dapat mempelajari profil para pegawai lainnya dan membantu mereka mengenal lingkungan kerjanya lebih cepat.

11. Menyelidiki Pesaing, Pelanggan, Mitra, dsb: Bukan rahasia lagi bahwa dengan LinkedIn anda bisa melakukan penyelidikan terhadap pihak-pihak yang berhubungan dengan bisnis anda.

12. Minta Nasihat: Produk terbaru LinkedIn, LinkedIn Answers, memungkinkan anda meminta nasihat secara online. Produk ini memungkinkan anda untuk menyiarkan pertanyaan yang berhubungan dengan bisnis kepada jejaring anda dan jejaring LinkedIn yang lebih luas. Dengan ini anda akan mendapatkan lebih banyak respon yang bernilai lebih tinggi daripada respon yang diberikan dalam sebuah forum terbuka.

~ Selasa, 29 November 2011 0 komentar

TCP / IP

TCP/IP Transmission Control Protokol adalah dua buah protokol yang dikembangkan oleh militer AS yang memungkinkan komputer pada jaringan dapat saling berhubungan. IP digunakan untuk memindahkan paket data antarsimpul. TCP/IP adalah dasar internet dan dapat ditemukan pada semua system operasi modern, seperti Unix dan Windows.

TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet atau dengan kata lain TCP digunakan untuk memverifikasi pengiriman dari client ke server. . Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack.

Empat lapis ini, dapat dipetakan (meski tidak secara langsung) terhadap model referensi OSI. Empat lapis ini, kadang-kadang disebut sebagai DARPA Model, Internet Model, atau DoD Model, mengingat TCP/IP merupakan protokol yang awalnya dikembangkan dari proyek ARPANET yang dimulai oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat.

TCP/IP merupakan kumpulan protokol yang masing-masing bertanggungjawab atas bagian-bagian tertentu jadi mereka sangat bertanggung jawab yaa… artinya (protokol yang satu tidak perlu mengetahui cara kerja protokol lainnya dalam proses pengiriman dan penerimaan data). Protokol TCP/IP sangat populer dan paling mudah diaplikasikan pada semua jenis komputer dan antarmuka jaringan.

Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an hingga awal 1980-an sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja. Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet. Protokol ini juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan yang heterogen.
Protokol TCP/IP selalu berevolusi seiring dengan waktu, mengingat semakin banyaknya kebutuhan terhadap jaringan komputer dan Internet. Pengembangan ini dilakukan oleh beberapa badan, seperti halnya Internet Society (ISOC), Internet Architecture Board (IAB), dan Internet Engineering Task Force (IETF). Macam-macam protokol yang berjalan di atas TCP/IP, skema pengalamatan, dan konsep TCP/IP didefinisikan dalam dokumen yang disebut sebagai Request for Comments (RFC) yang dikeluarkan oleh IETF.

Semua sistem operasi yang modern akan menawarkan dukungan TCP/IP dan kebanyakan jaringan besar juga mengandalkan TCP/IP untuk lalu lintas jaringannya. Jaringan TCP/IP dapat dipadukan dengan Internet

a. Terminologi

Terminologi adalah suatu lapisan aplikasi yang digunakan untuk mengelompokkan protokol dan metode dalam model arsitektur jaringan komputer. Baik model OSI maupun TCP/IP memiliki suatu lapisan aplikasi.

Pada terminologi TCP/IP, satu jaringan merupakan sekolompok host yang dapat berkomunikasi secara langsung tanpa router. Host dalam TCP/IP mempunyai sedikitnya satu alamat IP. Semua host TCP/IP yang menempati satu jaringan yang sama harus diberi Net ID yang sama.

Dalam TCP/IP, lapisan aplikasi mengandung semua protokol dan metode yang masuk dalam lingkup komunikasi proses-ke-proses melalui jaringan IP (Internet Protocol) dengan menggunakan protokol lapisan transpor untuk membuat koneksi inang-ke-inang yang mendasarinya. Sedangkan dalam model OSI, definisi lapisan aplikasi lebih sempit lingkupnya, membedakan secara eksplisit fungsionalitas tambahan di atas lapisan transpor dengan dua lapisan tambahan: lapisan sesi dan lapisan presentasi. OSI memberikan pemisahan modular yang jelas fungsionalitas lapisan-lapisan ini dan memberikan implementasi protokol untuk masing-masing lapisan.

Penggunaan umum layanan lapisan aplikasi memberikan konversi semantik antara proses-proses aplikasi yang terkait. Contoh layanan aplikasi antara lain adalah berkas virtual, terminal virtual, serta protokol transfer dan manipulasi kerja.

Jaringan komputer dibangun dalam bentuk dan ukuran yang berbeda-beda, bergantung kondisi dan kebutuhan. Desain dari jaringan komputer sangat pesat perkembangannya. Desain inilah yang disebut network terminologi. Pada awalnya LAN dan WAN merupakan desain orisinal jaringan komputer. Namun saat ini mengalami perkembangan.

Topologi Bus

Pada topologi Bus digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh workstation dan server dihubungkan. Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringanakan mengalami gangguan.

-Topologi Star

Pada topologi Star, masing-masing workstation dihubungkan secara langsung ke server atau hub.

Keunggulan dari topologi tipe Star ini adalah bahwa dengan adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk kerja jaringan secara keseluruhan. Dan juga bila terdapat gangguan di suatu jalur kabel maka gangguan hanya akan terjadi dalam komunikasi antara workstation yang bersangkutan dengan server, jaringan secara keseluruhan tidak mengalami gangguan.

Kelemahan dari topologi Star adalah kebutuhan kabel yang lebih besar dibandingkandengan topologi lainnya.

-Topologi Ring

Di dalam topologi Ring semua workstation dan server dihubungkan sehingga terbentuk suatu polalingkaran atau cincin. Tiap workstation ataupun server akan menerima dan melewatkan informasidari satu komputer ke komputer lain, bila alamat- alamat yang dimaksud sesuai maka informasiditerima dan bila tidak informasi akan dilewatkan.

Kelemahan dari topologi ini adalah setiap node dalam jaringan akan selalu ikut serta mengelolainformasi yang dilewatkan dalam jaringan, sehingga bila terdapat gangguan di suatu node maka seluruh jaringan akan terganggu.

Keunggulan topologi Ring adalah tidak terjadinya collision atau tabrakan pengiriman data seperti pada topologi Bus, karena hanya satu node dapat mengirimkan data pada suatu saat.

-Topologi Tree

Topologi tree dapat berupa gabungan dari topologi star dengan topologi bus. Namun saat ini topologi tree merupakan kumpulan topologi star yang memiliki hirarki, sehingga antar hirarki ada aturan masing-masing.

b. IP Number

Internet Protocol (IP) address adalah alamat numerik yang ditetapkan untuk sebuah komputer yang berpartisipasi dalam jaringan komputer yang memanfaatkan Internet Protocol untuk komunikasi antara node-nya. Walaupun alamat IP disimpan sebagai angka biner, mereka biasanya ditampilkan agar memudahkan manusia menggunakan notasi, seperti 208.77.188.166 (untuk IPv4), dan 2001: db8: 0:1234:0:567:1:1 (untuk IPv6). Peran alamat IP adalah sebagai berikut: “Sebuah nama menunjukkan apa yang kita mencari. Sebuah alamat menunjukkan di mana ia berada. Sebuah route menunjukkan bagaimana menuju ke sana.”

Perancang awal dari TCP/IP menetapkan sebuah alamat IP sebagai nomor 32-bit, dan sistem ini, yang kini bernama Internet Protocol Version 4 (IPv4), masih digunakan hari ini. Namun, karena pertumbuhan yang besar dari Internet dan penipisan yang terjadi pada alamat IP, dikembangkan sistem baru (IPv6), menggunakan 128 bit untuk alamat, dikembangkan pada tahun 1995 dan terakhir oleh standar RFC 2460 pada tahun 1998.

Internet Protocol juga memiliki tugas routing paket data antara jaringan, alamat IP dan menentukan lokasi dari node sumber dan node tujuan dalam topologi dari sistem routing. Untuk tujuan ini, beberapa bit pada alamat IP yang digunakan untuk menunjuk sebuah subnetwork. Jumlah bit ini ditunjukkan dalam notasi CIDR, yang ditambahkan ke alamat IP, misalnya, 208.77.188.166/24.

Dengan pengembangan jaringan pribadi / private network, alamat IPv4 menjadi kekurangan, sekelompok alamat IP private dikhususkan oleh RFC 1918. Alamat IP private ini dapat digunakan oleh siapa saja di jaringan pribadi / private network. Mereka sering digunakan dengan Network Address Translation (NAT) untuk menyambung ke Internet umum global.

Internet Assigned Numbers Authority (IANA) yang mengelola alokasi alamat IP global. IANA bekerja bekerja sama dengan lima Regional Internet Registry (RIR) mengalokasikan blok alamat IP lokal ke Internet Registries (penyedia layanan Internet) dan lembaga lainnya.

IP Number yang berupa alamat logis yang terdiri atas 32-bit (empat oktet berukuran 8-bit) yang umumnya ditulis dalam format www.xxx.yyy.zzz. Dengan menggunakan subnet mask yang diasosiasikan dengannya, sebuah alamat IP pun dapat dibagi menjadi dua bagian, yakni Network Identifier (NetID) yang dapat mengidentifikasikan jaringan lokal dalam sebuah internetwork dan Host identifier (HostID) yang dapat mengidentifikasikan host dalam jaringan tersebut. Sebagai contoh, alamat 205.116.008.044 dapat dibagi dengan menggunakan subnet mask 255.255.255.000 ke dalam Network ID 205.116.008.000 dan Host ID 44. Alamat IP merupakan kewajiban yang harus ditetapkan untuk sebuah host, yang dapat dilakukan secara manual (statis) atau menggunakan Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) (dinamis).

c. Dns server

DNS (domain name sistem) adalah sistem yang menerjemahkan domain Internet, seperti www.microsoft.com menjadi alamat Internet, yaitu serangkaian nomor yang terlihat seperti 101.232.12.5. Istilah DNS berhubungan dengan konvensi untuk penamaan host pada Internet dan cara penangan nama-nama tersebut.

n DNS dapat dianalogikan seperti sebuah buku telepon

n Ketika suatu komputer ingin berhubungan dengan komputer lain, user harus memasukkan nama host komputer yang ingin dituju kemudian komputer akan menghubungi server DNS yang akan menyediakan alamat IP dari nama host yang telah dimasukkan tadi

- Komponen DNS:

ü Resolver

ü Name server

ü Ruang nama domain


-Cara Kerja DNS

ü DNS adalah layanan nama bagi alamat Internet yang menerjemahkan nama-nama domain yang sudah dikenali ke alamat IP numerik

ü Misalnya www.belajarjaringan.com diterjemahkan ke IP 152.118.26.153
Untuk memberikan nama domain pada suatu mesin/server maka dibutuhkanlah DNS Server. DNS server berfungsi untuk menterjemahkan alamat IP sebuah server menjadi nama domain. Seperti contoh http://danubudi.web.id mempunyai IP : 66.197.178.245 atau www.friendster.com mempunyai alamat IP (pada salah satu servernya) : 209.11.168.112 (karena Friendster mempunyai 6 server), jadi secara mudahnya ketika seseorang mengakses/merequest situs http://danubudi.web.id oleh DNS request tersebut akan diarahkan ke server yang memiliki IP : 66.197.178.245.

d. Gateway

Adalah suatu perangkat yang berfungsi untuk menghubungkan dua buah jaringan yang memiliki perbedaan pada seluruh lapisan OSI. Misalnya jaringan dengan arsitektur SNA (System Network Architecture) akan dihubungkan dengan jaringan yang menggunakan arsitektur DNA (Digital Network Architecture).

Istilah gateway merujuk kepada hardware atau software yang menjembatani dua aplikasi atau jaringan yang tidak kompatibel, sehingga data dapat ditransfer antar komputer yang berbeda-beda. Salah satu contoh penggunaan gateway adalah pada email, sehingga pertukaran email dapat dilakukan pada sistem yang berbeda.

Dalam TCP/IP kita mengenal juga Gateway, yaitu perangkat yang menjadi gerbang untuk mengakses Internet

Gateway dapat berbentuk ROUTER atau PC ROUTER yang berisi software router seperti WinGate, Win Route dan lainnya

~ 1 komentar

HOME WIRELESS NETWORKING (how to)

1.HOME WIRELESS NETWORKING (how to)

Salah satu teknologi alternatif untuk infrastruktur internet & networking yang telah tersedia masal saat ini adalah teknologi wireless. Teknologi yang dikembangkan sejak akhir abad 20, kini telah menjadi platform bagi penetrasi infrastruktur Internet & Networking sampai ke tingkat pengguna akhir. Teknologi ini bekerja pada frekuensi ISM dan UNII band (2.4 GHz & 5.8 GHz) yang legal serta telah menjadi platform industri yang didukung berbagai sertifikasi internasional.

Home Wireless Networking adalah jaringan yang tidak menggunakan media kabel sebagai media penyampaian data dan menggunakan gelombang radio.

Jaringan tanpa kabel sebenarnya tidak sesulit sistem cable network bahkan lebih mudah. Sistem jaringan WIFI atau Wireless tidak memerlukan penghubung cable network antar computer. Bila jenis coax atau UTP cable memerlukan kabel sebagai media tranfer, dengan Wireless network hanya dibutuhkan ruang atau space dimana jarak jangkau network dibatasi kekuatan pancaran signal radio dari masing masing computer.

a. Provider

Provider dalam wireless networking merupakan penyedia layanan data. Provider merupakan perusahaan yang menyediakan berbagai layanan data atau biasa disebut ISP (Internet Service Provider). Mereka memberikan layanan dial-up yang dapat menghubungkan komputer anda dengan internet melalui modem atau lainnya. Ada juga provider yang memberikan jasa webhosting atau sering disebut Internet Presence Provider.
Internet Service Provider atau biasa disingkat dengan ISP. Internet Service Provider atau ISP adalah perusahaan yang menyediaken jasa untuk memberiken akses internet kepada pelanggannya. Internet Service Provider ini menyediakan perangkat serta layanan yang dibutuhkan oleh orang yang ingin bisa mengakses internet. ISP singkatan dari Internet Service Provider, atau Penyedia Layanan Internet.


b. Network Hardware

Dalam membangun sebuah jaringan wireless tentu dibutuhkan peralatan yang mendukung agar tekhnologi ini dapat tercapai. Kita bisa menggunakan notebook kita yang sudah dilengkapi wireless untuk menjadikan acces point dalam melakukan transfer data dsb, kita bisa mengaturnya dalam sistem operasi windows 7 melalui Control Panel\Network and Internet\Network and Sharing Center lalu pilih set up connection or network – Set up a wireless ad hoc (computer to computer) networking.

Server

Dalam membangun Wireless kita membutuhkan server ataupun bisa juga tidak, karena sifatnya yang temporary maka pelayanan data bisa terjadi melalui computer to computer atau peer to peer. Dalam scope hubungan yang tidak terlalu besar kualitas dari tekhnologi ini dapat berjalan dengan baik dan stabil dalam hal sharing data.

Network Interface Card

Network Interface Card sering disebut sebagai NIC yang merupakan hardware dalam LAN yang berfungsi menghubungkan setiap PC untuk dapat terintegrasi kedalam jaringan tersebut. NIC ini bertugas mengubah sinyal-sinyal yang dikirimkan kedalam jaringan dan menterjemahkannya kedalam bahasa yang dimengerti oleg perangkat komputer lainnya.

Network Cabel

Network hardware yang ketiga adalah kabel yang digunakan sebagai penghubung. Kabel jaringan ini berfungsi sama seperti kabel-kabel dalam perangkat elektrnik lainnya. Kabel ini menghubungkan kabel antara network card yang satu dengan lainnya seperti hub, repeater, router, bridges dll.

Network Hub dan Switch

Dalam menghubungkan beberapa PC kedalam suatu jaringan kita memerlukan Hub. Berapa banyaknya PC yang bisa terhubung tergantung dari beberapa banyak slot yang ada pada HUB yang dipergunakan. Kabel yang biasanya digunakan dinamakan Coaxial Cable, bentuknya mirip dengan kabel untuk antena TV, karena ujung kabel networking menggunakan connector yang dinamakan BNC connector.

c. Setup

Semua piranti jaringan yang akan bergabung dalam suatu infrastruktur jaringan perlu diinisialisasi untuk menggunakan bahasa yang sama dan untuk mendapatkan address yang unik dalam segmen jaringan tersebut untuk bisa saling berkomunikasi. Inisialisasi semacam ini layaknya disebut network setup atau setup jaringan. Semua piranti jaringan seperti LAN card pada computers, Switches, routers perlu diconfigure sesuai dengan standard configurasi yang telah didesign sebelumnya sesuai dengan standard dalam organisasi anda.

Setup jaringan – Komputer

Untuk setup komputer dalam jaringan anda yang paling efficient adalah dengan menggunakan DHCP server untuk memberikan sewa IP address kepada komputer secara automatis dan dengan parameter seragam. Anda perlu mensetup komputer pada jaringan anda dimana property TCP/IP nya di setup pada “Obtain an IP address automatically”. Jika anda harus mensetup IP address ratusan atau ribuan komputer secara manual, jari-2 anda akan keriting nantinya walaupun anda bisa mereboundingnya lagi.

Setup jaringan – Servers

Semua server harusnya mempunyai IP address yang permanent – setup manual dan terdaftar pada DNS anda. Saat melakukan join domain, server ini akan automatis terdaftar pada DNS anda. User akan mengakses nama server ketimbang IP address server. Yang perlu diperhatikan adalah masalah format penamaan haruslah standard sesuai dengan standard penamaan dalam organisasi anda. Standard setup jaringan pada server meliputi beberapa hal seperti:

1. IP Address
2. Subnet Mask
3. Preferred DNS server dan juga Alternate DNS Server
4. WINS Server (opsional jika masih diperlukan seperti pemakaian Exchange)

Daripada memilih “obtain an IP address automatically” pada property TCP/IP LAN NIC anda, anda seharusnya memilih tombol radio button “Use the following IP address” dan ketikkan IP address yamg sesuai dengan register daftar IP address dalam dokumentasi anda pada artikel sebelumnya. Untuk preferred DNS server arahkan pada Domain controller GUISML-HR-DC01 dan untuk alternate DNS server arahkan pada GUISML-HR-DC02 yang masing-2 pada address: 192.168.100.253 dan 192.168.100.252.

Setup Jaringan – Switches

Setup jaringan untuk switches adalah opsional, anda boleh saja membiarkan setting default dari pabrik, akan tetapi jika anda tidak men-setupnya maka anda akan kesulitan untuk memanagenya apalagi jika jumlah Switches yang harus anda kelola berjumlah puluhan dan tersebar di berbagai tempat pada jaringan LAN anda dan berjauhan. Untuk itu setup jaringan pada Switches jadi mutlak harus dilakukan, hal ini bisa meliputi configurasi standard penamaan pada switches; configurasi IP address dan Gateway; enable STP protocol (by default sudah enabled) dan jika perlu dilakukan manual tuning STP.

Untuk STP protocol ini harus aktif (enable)? Jika anda harus membuat jaringan Switches tersebar banyak, anda harus membuatnya mempunyai redundant link (jalur cadangan). Artinya anda harus membuat link antar switches tersebut tidak mempunyai satu titik kegagalan, jika satu kabel link antar Switches putus maka jaringan antar switches tersebut masih bisa saling terhubung oleh kabel satunya.

Pada artikel koneksi jaringan sebelumnya, kita misalkan pada diagram site Guinea Smelter dimana Switch di gedung Mining terhubung dengan dua kabel UTP CAT 5e ke Switch satunya di gedung HRD. Kedua kabel UTP ini adalah redundant link, dimana jika salah satu putus maka kabel cadangan akan berfungsi automatis. Ingat, hal ini hanya bisa terjadi automatis jika protocol STP active (enabled by default). Walaupun dari pabrik enabled by default, bisa saja ada kesalahan setup jaringan yang mengakibatkan protocol STP disabled.


d. Account

Account adalah nama untuk seorang user dengan dilengkapi password sebagai keamanan dalam tekhnologi sharing data melalui wireless. Apabila kita akan masuk kedalam komputer seseorang dalam jaringan wireless maka terlebih dahulu kita login dengan account pengguna computer tersebut.

~ 0 komentar

Arsitektur Client Side Dan Server Side

Arsitektur Client Side Dan Server Side
Web dapat dikategorikan menjadi dua jenis yaitu statis dan dinamis. Perbedaan antara web statis dan dinamis yaitu:

Web statis : web ini hanya menyediakan informasi, tidak ada interaksi antara pengelola web dan pengunjung, Web ini dibuat dengan mengunakan html biasa.
Web Dinamis : web ini dikatakan dinamis karena selain menyediakan informasi, web ini juga menyediakan layanan interaksi antara pengunjung web dan pengelola web seperti pengunjung dapat memberikan komentar, dapat merubah konten web, memindahkan konten, dan lain sebagainya. Web ini dibuat dengan html, css, javascript, php, jquery dll.

Dalam perkembangannya web dinamis dapat dibuat dengan dua cara yaitu:

Teknologi Client Side
Teknologi Server Side


Arsitektur Teknologi Client Side

Dalam teknologi Client Side proses update data dilakukan pada sisi browser. Sebagai contoh : jika kita melakukan interaksi dengan halaman web maka browser yang akan mengelola apa yang kita perintahkan.


Karakteristik client –side scripting :

Kode program didownload bersama dengan halaman web
Bersifat interpreter dan diterjemahkan oleh browser
Model eksekusinya simple dan skrip dapat dijadikan satu dengan HTML

Berikut cara kerja Client Side:

Pengunjung web mengklik salah satu link dari web dan browser membaca perintah pengunjung untuk memangil alamat web yang dituju.
Setelah itu browser akan mengalihkan ke halaman yang dituju oleh pengunjung web.

Contoh teknologi Client Side :

Css
Jquery
Javascrip


Teknologi Server Side

Dalam teknologi Sever Side proses update dilakukan di server. Cara kerja Server side : jika kita melakukan interaksi dengan halaman web maka browser akan mengirimkan perintah ke server, kemudian server akan merespon dan melaukan perintah yang diberi kemudian server akan mengirimkan kembali data/ perintah dari browser, dan browser akan menampilkan data/ perintah tersebut.

Karakteristik server side programming :

Ada client yang meminta request
Eksekusi program dilakukan di server
Mengirimkan hasil ke client

Keuntungan server side programming :

Cross platform : tidak tergantung dengan browser tertentu
Optimasi dan pemeliharaan dilakukan di browser
Dapat mengakses database dan tidak tergantung dengan keamanan
Menambah kekuatan server
Kode program aman

Aplikasi yang sering digunakan oleh server side programming yaitu :

Search engines
Database access
Chat & bulletin board service

Dalam pembuatan web teknologi server side dibutuhkan server seperti xampp, wam, iis dan lain sebagainya. Contoh teknologi server side :

Asp
Php
Jsp

Perbedaan utama server-side programming dan client server programming adalah tempat mengeksekusi skripnya. Pada client server programming, skrip dieksekusi di browser sedangkan server side programming dieksekusi di client (web browser).

~ 1 komentar

1. Pengantar telematika

a.Definisi Telematika
Istilah telematika sering dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah:

Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.
Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).
Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics).

(sumber: wikipedia, http://id.wikipedia.org/wiki/Telematika)


2. Di dalam bahasa Indonesia dikenal dengan Telematika. Kata telematika berasal dari istilah dalam bahasa Perancis TELEMATIQUE yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Istilah telematika merujuk pada hakekat cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekomunikasi, media dan informatika. Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi. Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari TELECOMMUNICATION and INFORMATICS sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai {the new hybrid technology} yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah konvergensi. Semula Media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu.

Belakangan baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga menghadirkan Media Komunikasi baru. Lebih jauh lagi istilah TELEMATIKA kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi TELEKOMUNIKASI, MEDIA dan INFORMATIKA yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi TELEMATIKA kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau {the Net}. Dalam perkembangannya istilah Media dalam TELEMATIKA berkembang menjadi wacana MULTIMEDIA. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu ambiguitas jika istilah TELEMATIKA dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika. Secara garis besar istilah Teknologi Informasi (TI), TELEMATIKA, MULTIMEDIA, maupun Information and Communication Technologies (ICT) mungkin tidak jauh berbeda maknanya, namun sebagai definisi sangat tergantung kepada lingkup dan sudut pandang pengkajiannya.

b. progres telematika
Di Indonesia perkembangan telematika mengalami tiga periode berdasarkan perkembangannya di masyarakat. Pertama adalah periode rintisan belangsung pada akhir tahun 1970-an sampai akhir tahun 1980-an. Periode kedua disebut pengenalan rentang waktunya pada tahun 1990-an, dan yang terakhir adalah periode aplikasi dimulai tahun 2000.



1. Periode Rintisan

Periode Rintisan di Indonesia terhadap Timor Portugis, peristiwa Malari, Pemilu tahun 1977, pengaruh Revolusi Iran, dan ekonomi yang baru ditata pada awal pemerintahan Orde Baru, melahirkan akhir tahun 1970-an penuh dengan pembicaraan politik serta himpitan ekonomi. Sementara itu sejarah telematika mulai ditegaskan dengan digariskannya arti telematika pada tahun 1978 oleh warga Prancis. Mulai tahun 1970-an inilah Toffler menyebutnya sebagai zaman informasi. Namun demikian, perhatian yang minim dan pasokan listrik yang terbatas, Indonesia tidak cukup meningkatkan perkembangan telematika. Memasuki tahun 1980-an, perubahan secara signifikan pun jauh dari harapan. Walaupun demikian, dalam waktu satu dasawarsa, learn to use teknologi informasi, telekomunikasi, multimedia mulai dilakukan. Jaringan telepon, saluran televisi nasional, stasiun radio nasional dan internasional, dan komputer mulai dikenal di Indonesia, walaupun penggunanya masih terbatas. Kemampuan ini dilatar belakangi oleh kepemilikan satelit dan perekonomian yang meningkat dengan diberikannya penghargaan tentang swasembada pangan dari Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) kepada Indonesia pada tahun 1984. Penggunaan teknologi telematika oleh masyarakat Indonesia masih terbatas. Sarana kirim pesan seperti yang sekarang dikenal sebagi email dalam suatu group, dirintis pada tahun 1980-an Mailinglist (milis) tertua di Indonesia dibuat oleh Johny Moningka dan Jos Lukuhay, yang mengembangkan perangkat “pesan” berbasis “unix”, “ethernet”, pada tahun 1983 bersamaan dengan berdirinya internet sebagai protokol resmi di Amerika Serikat.


2. Periode pengenalan

Periode Pengenalan berawal pada tahun 1990-an, teknologi telematika sudah banyak digunakan dan masyarakat mengenalnya. Jaringan radio amatir yang jangkauannya sampai ke luar negeri marak pada awal tahun 1990. Hal ini juga merupakan efek kreativitas anak muda ketika itu, setelah dipinggirkan dari panggung politik, yang kemudian disediakan wadah baru dan dikenal sebagai Karang Taruna. Internet masuk ke Indonesia pada tahun 1994. Penggunanya tidak terbatas pada kalangan akademisi, akan tetapi sampai ke meja kantor. ISP (Internet Service Provider) pertama di Indonesia adalah IPTEKnet, dan pada tahun yang sama, beroperasi ISP komersil pertama, yaitu INDOnet. Dua tahun keterbukaan informasi ini, salahsatu dampaknya adalah mendorong kesadaran politik dan usaha dagang. Hal ini juga didukung dengan hadirnya televisi swasta nasional, seperti RCTI (Rajawali Citra Televisi) dan SCTV (Surya Citra Televisi) pada tahun 1995-1996. Teknologi telematika, seperti computer, internet, pager, handphone, teleconference, siaran radio dan televise internasional – tv kabel Indonesia, mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia. Periode pengenalan telematika ini mengalami lonjakan pasca kerusuhan Mei 1998. Masa krisis ekonomi ternyata menggairahkan telematika di Indonesia. Sementara itu, kapasitas hardware mengalami peningkatan, ragam teknologi software terus menghasilkan yang baru, dan juga dilanjutkan mulai bergairahnya usaha pelayanan komunikasi (wartel), rental computer, dan warnet (warung internet). Kebutuhan informasi yang cepat dan tanggap dalam menyongsong tahun 2000.


3. periode Aplikasi

Periode Aplikasi Reformasi pada tahun 2000 banyak disalah artikan, gejala yang serba bebas, seakan tanpa aturan. Pembajakan software, Hp illegal, perkembangan teknologi computer, internet, dan alat komunikasi lainnya, dapat dengan mudah diperoleh, bahkan dipinggir jalan atau kios-kios kecil. Tentunya, dengan harga murah. Keterjangkauan secara financial yang ditawarkan, dan gairah dunia digital di era millenium ini, bukan hanya mampu memperkenalkannya kepada masyarakat luas, akan tetapi juga mulai dilaksanakan dan diaplikasikan. Di pihak lain, semuanya itu dapat berlangsung lancar dengan tersedianya sarana transportasi, kota-kota yang saling terhubung, dan industri telematika dalam negeri yang terus berkembang. Awal era millenium pemerintah Indonesia serius menaggapi perkembangan telematika dalam bentuk keputusan politik. Keputusan Presiden No. 50 Tahun 2000 tentang Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI), dan Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2001 tentang Pendayagunaan Telematika. Dalam bidang yang sama, khususnya terkait dengan pengaturan dan pelaksanaan mengenai bidang usaha yang bergerak di sector telematika, diatur oleh Direktorat Jendral Aplikasi Telematika (Dirjen Aptel) yang kedudukannya berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia.

Teknologi mobile phone begitu cepat pertumbuhannya. Muatannya yang mencapai 1 Gigabyte, dapat berkoneksi dengan internet juga stasiun televisi, dan teleconference melalui 3G. Teknologi computer, kini hadir dengan skala tera (1000 Gigabyte), multi processor, multislot memory, dan jaringan internet berfasilitas wireless access point. Bahkan, pada café dan kampus tertentu internet dapat diakses dengan mudah dan gratis. Terkait dengan hal tersebut, Depkominfo mencatat bahwa sepanjang tahun 2007 yang lalu, Indonesia telah mengalami pertumbuhan 48% persen terutama di sektor sellular yang mencapai 51% dan FWA yang mencapai 78% dari tahun sebelumnya. Selain itu, tingkat kepemilikan komputer pada masyarakat juga mengalami pertumbuhan sangat signifikan, mencapai 38.5 persen. Sedangkan angka pengguna Internet mencapai jumlah 2 juta pemakai atau naik sebesar 23 persen dibanding tahun 2006. Tahun 2008 ini diharapkan bisa mencapai angka pengguna 2,5 juta.



c. Trend Telematika
Trend ke depan usaha Telematika

Pada prinsipnya berbagai jenis usaha di dunia telematika dapat di pilah-pilah menjadi berbagai usaha yang sifatnya modular tidak terlalu tergantung satu dengan lainnya. Beberapa servis seperti NIC servis & CA/RA/PKI servis memang merupakan servis pendukung yang sifatnya tidak terlalu profit-oriented, akan tetapi tidak bisa di pisahkan dari usaha yang didukungnya.

Secara umum model yang ingin di usulkan terlihat dalam gambara model terlampir. Model dibuat modular yang berarti entitas industri di masing-masing segmen di usahakan untuk bisa berdiri sendiri tidak harus tergantung satu sama lain. Ada lima (5) kelompok besar segmen industri jasa yang di identifikasi yaitu:

1. Infrastruktur Telekomunikasi (biasanya resiko bisnis paling besar)
2. Infrastruktur Internet (biasanya resiko bisnis sedang & rendah)
3. Hosting service (biasanya resiko bisnis rendah)
4. Transaction type service (biasanya resiko bisnis rendah).
5. Content / knowledge producer (biasanya resiko bisnis rendah).

Ada dua (2) arah utama yang terjadi di level aplikasi yang pertama ke arah jasa yang sifatnya transaksi (biasanya disini yang berputar adalah uang & barang) yang ke dua lebih ke arah transaksi pengetahuan & informasi. Karakteristik dari kedua arah tersebut akan berbeda; sayang sekarang ini yang lebih di gembar-gemborkan terutama e-commerce – padahal jika kita cukup pandai (dalam arti berpengetahuan banyak) maka bermain-main di k-commerce akan lebih menarik.

~ 0 komentar

Pendekatan Pengembangan Sistem

Pendekatan Pengembangan Sistem

Keuntungan pendekatan terstruktur :
1. Mengurangi kerumitan masalah (reduction of complexity).
2. Konsep mengarah pada sistem yang ideal (focus on ideal).
3. Standarisasi (standardization).
4. Orientasi ke masa datang (future orientation).
5. Mengurangi ketergantungan pada disainer (less reliance on artistry).

Terdapat beberapa pendekatan untuk mengembangkan sistem, yaitu Pendekatan Klasik dan Pendekatan Terstruktur
Pendekatan Klasik
Pendekatan Klasik (classical approach) disebut juga dengan Pendekatan Tradisional (traditional approach) atau Pendekatan Konvensional (conventional approach). Metodologi Pendekatan Klasik mengembangkan sistem dengan mengikuti tahapan-tahapan pada System Life Cycle. Pendekatan ini menekankan bahwa pengembangan akan berhasil bila mengikuti tahapan pada System Life Cycle. Permasalahan-permasalahan yang dapat timbul pada Pendekatan Klasik adalah sebagai berikut :

Pengembangan perangkat lunak akan menjadi sulit Pendekatan klasik kurang memberikan alat-alat dan teknik-teknik di dalam mengembangkan sistem dan sebagai akibatnya proses pengembangan perangkat lunak menjadi tidak terarah dan sulit untuk dikerjakan oleh pemrogram. Lain halnya dengan pendekatan terstruktur yang memberikan alat-alat seperti diagram arus data (data flow diagram), kamus data (data dictionary), tabel keputusan (decision table). diagram IPO, bagan terstruktur (structured chart) dan lain sebagainya yang memungkinkan Pengembangan Sistem Informasi pengembangan perangkat lunak lebih terarah berdasarkan alat-alat dan teknik-teknik tersebut.

Pendekatan terstruktur (Structured Approach)
Pendekatan terstruktur dilengkapi dengan alat-alat (tools) dan teknikteknik yang dibutuhkan dalam pengembangan sistem, sehingga hasil akhir darisistem yang dikembangkan akan didapatkan sistem yang strukturnya didefinisikan dengan baik dan jelas. Beberapa metodologi pengembangan sistem yang terstruktur telah banyak yang diperkenalkan baik dalam bukubuku, maupun oleh perusahaan-perusahaan konsultan pengembang sistem. Metodologi ini memperkenalkan penggunaan alat-alat dan teknik-teknik untuk mengembangkan sistem yang terstruktur. Konsep pengembangan sistem terstruktur bukan merupakan konsep yang baru. Teknik perakitan di pabrik-pabrik dan perancangan sirkuit untuk alat-alat elektronik adalah dua contoh baru konsep ini yang banyak digunakan di industri-industri. Konsep ini memang relatif masih baru digunakan dalam mengembangkan sistem informasi untuk dihasilkan produk sistem yang memuaskan pemakainya. Melalui pendekatan terstruktur, permasalahanpermasalahan yang kompleks dalam organisasi dapat dipecahkan dan hasil dari sistem akan mudah untuk dipelihara, fleksibel, lebih memuaskan Pengembangan Sistem Informasi
pemakainya, mempunyai dokumentasi yang baik, tepat pada waktunya, sesuai dengan anggaran biayanya, dapat meningkatkan produktivitas dan kualitasnya akan lebih baik (bebas kesalahan).

~ Minggu, 13 November 2011 0 komentar

TUGAS ( ILMU SOSIAL DASAR)

TUGAS 1

-DEFINISI INDIVIDU
Individu merupakan unit terkecil pembentuk masyarakat.Dalam ilmu sosial, individu berarti juga bagian terkecil dari kelompok masyarakat yang tidak dapat dipisah lagi menjadi bagian yang lebih kecil. Sebagai contoh, suatu keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Ayah merupakan individu dalam kelompok sosial tersebut, yang sudah tidak dapat dibagi lagi ke dalam satuan yang lebih kecil.

Pada dasarnya, setiap individu memiliki ciri-ciri yang berbeda. Individu yang saling bergabung akan membentuk kelompok atau masyarakat. Individu tersebut akan memiliki karakteristik yang sama dengan kelompok dimana dirinya bergabung.

-DEFINISI PEMUDA
Berbagai definisi berkibar akan makna kata pemuda. Baik ditinjau dari fisik maupun phisikis akan siapa yang pantas disebut pemuda serta pertanyaan apakah pemuda itu identik dengan semangat atau usia. Terlebih kaitannya dengan makna hari Sumpah Pemuda.

Princeton mendefinisikan kata pemuda (youth) dalam kamus Webstersnya sebagai “the time of life between childhood and maturity; early maturity; the state of being young or immature or inexperienced; the freshness and vitality characteristic of a young person”.


Sedangkan dalam kerangka usia, WHO menggolongkan usia 10 – 24 tahun sebagai young people, sedangkan remaja atau adolescence dalam golongan usia 10 -19 tahun. Contoh lain di Canada dimana negara tersebut menerapkan bahwa “after age 24, youth are no longer eligible for adolescent social services”

-DEFINISI KELUARGA
Keluarga berasal dari bahasa Sansekerta "kulawarga". Kata kula berarti "ras" dan warga yang berarti "anggota".Keluarga adalah lingkungan di mana terdapat beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah.

Keluarga sebagai kelompok sosial terdiri dari sejumlah individu, memiliki hubungan antar individu, terdapat ikatan, kewajiban, tanggung jawab di antara individu tersebut.

-DEFINISI KELUARGA
Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata "masyarakat" sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.

Menurut Syaikh Taqyuddin An-Nabhani, sekelompok manusia dapat dikatakan sebagai sebuah masyarakat apabila memiliki pemikiran, perasaan, serta sistem/aturan yang sama. Dengan kesamaan-kesamaan tersebut, manusia kemudian berinteraksi sesama mereka berdasarkan kemaslahatan.

Masyarakat sering diorganisasikan berdasarkan cara utamanya dalam bermata pencaharian. Pakar ilmu sosial mengidentifikasikan ada: masyarakat pemburu, masyarakat pastoral nomadis, masyarakat bercocoktanam, dan masyarakat agrikultural intensif, yang juga disebut masyarakat peradaban. Sebagian pakar menganggap masyarakat industri dan pasca-industri sebagai kelompok masyarakat yang terpisah dari masyarakat agrikultural tradisional.

Masyarakat dapat pula diorganisasikan berdasarkan struktur politiknya: berdasarkan urutan kompleksitas dan besar, terdapat masyarakat band, suku, chiefdom, dan masyarakat negara.

Kata society berasal dari bahasa latin, societas, yang berarti hubungan persahabatan dengan yang lain. Societas diturunkan dari kata socius yang berarti teman, sehingga arti society berhubungan erat dengan kata sosial. Secara implisit, kata society mengandung makna bahwa setiap anggotanya mempunyai perhatian dan kepentingan yang sama dalam mencapai tujuan bersama.

DEFINISI KEBUDAYAAN
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.

Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic.

Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.

Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.

Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.

Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak.

Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.

-Hubungan Keluarga dan Masyarakat
Masyarakat merupakan satuan lingkungan sosial yang bersifat makor. Aspek teritorium kurang ditekankan. Namun aspek keteraturan sosial dan wawasan hidup kolektif memperoleh bobo yang lebih besar. Kedua aspek itu munjuk kepada derajat integrasi masyarakat karena keteraturan esensial dan hdup kolektif ditentukan oleh kemantapan unsur – unsur masyarakat yang terdiri dari pranat, status, dan peranan individu. Variabel – variabel tersebut dipakai dalam mengkaji dan menjelaskan fenomena masyarakat menurut persepsi makro.

Peranan-peranan dari setiap anggota keluarga merupakan resultan dari relasi biologis, psikologis, dan sosial. Relasi khusus oleh kebudayaan lingkungan keluarga dinyatakan melalui bahasa (adat-istiadat, kebiasaan, norma-norma, bahkan nilai-nilai agama sekalipun). Masalah kekerabatan seperti adanya marga dan keluarga besar banyak dibahas dalam antropologi, yang menunjukkan kelakuan dan tindakan secara tertib dan teratur dalam berbagai deferensi peran dan fungsinya melalui proses sosialisasi atau internalisasi.

-Peranan mahasiswa dimasyarakat
Mahasiswa sebenarnya masyarakat yang sedang menjalani pendidikan formal guna menjadi lebih berguna dan lebih berarti kelak nantinya. Mahasiswa dapat sangat berguna di masyarakat jika ilmu yang dimilikinya diterapkan langsung. Berikut adalah beberapa peran mahasiswa di masyarakat :

1. Sumber Informasi
Dengan berbagai macam disiplin ilmu yang dimiliki, mahasiswa mampu memberikan informasi yang
menguntungkan bagi masyarakat.
2. Memberi Contoh Baik
Seorang mahasiswa yang baik pasti akan memberikan contoh yang baik pada lingkungan sekitar tempat dimana dia menetap. Semua pendidikan formalnya akan mampu membuat dirinya mampu memberi contoh (tutur kata, tingkah laku) yang baik bagi masyarakat sekitar.
3. Penyelamatan Lingkungan
Sekarang sudah banyak gerakan-gerakan untuk menghijaukan bumi. Dimana diantaranya adalah dari sekelompok mahasiswa yang prihatin dengan kondisi saat ini (global warming).
4. Gerakan Reformasi
Kita ingat peristiwa penggulingan kekuasaan mantan presiden alm. Soeharto. Banyak orang yang berdemo untuk menuntut penurunan kekuasaan Soeharto, dan kebanyakan adalah dari golongan mahasiswa.
Diantara contoh diatas, masih banyak contoh lain yang dapat ditemukan di masyarakat secara langsung.


-PENDIDIKAN, PEMBINAAN GENERASI MUDA

DAN KEBUDAYAAN NASIONAL
i
A. PENDIDIKAN DAN PEMBINAAN GENERASI MUDA
Pembangunan dibidang pendidikan, sebagaimana ditentukan da¬lam Garis-garis Besar Haluan Negara, didasarkan atas falsafah negara Pancasila dan dlarahkann untuk membentuk manusia-manusia pemba¬ngunan yang ber Pancasila dan untuk membentuk manusia Indonesia yang sehat jasmani dan rokhaninya, memiliki pengetahuan dan ketram- pilan, dapat mengembangkan kreatifitas dan tanggung jawab, dapat menyuburkan sikap demokrasi dan penuh tenggang rasa, dapat me-ngembangkan kecerdasan yang tinggi dan disertai budi pekerti yang luhur, mencintai bangsanya dan mencintai sesama manusia. sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang termaktub dalam Undang-Undang Dasar 1945.
Untuk mewujudkan pengembangan pendidikan dan ilmu penge¬tahuan, diusahakan penambahan, fasilitas-fasilitas dengan prioritas yang tepat dan disesuaikan dengan kemampuan pembiayaan, baik yang bersumber dari Negara maupun dari masyarakat sendiri.
Guna melaksanakan apa yang telah ditentukan dalam Garis-garis Besar Haluan Negara tersebut, selama Repelita II telah, diusahakan penanganan yang lebih mendasar terhadap masalah-masalah pen¬didikan sehingga dapat diberikan unsur-unsur yang cukup untuk meneruskan jiwa dan nilai-nilai 45 kepada generasi muda.

Hal ini diusahakan antara lain dengan menggariskan serang-kaian kebijaksanaan pokok sebagai berikut : ¬

(1). Perluasan dan pemerataan kesempatan belajar berhubung de- ngan laju pertambahan kelompok-kelompok usia anak didik dan

lulusan yang berbakat yang mencari tempat di tingkat pendidikan yang lebih tinggi.
(2). Pemeliharaan dan peningkatan mutu pendidikan pada semua tingkat dan jenis pendidikan.
(3). Pengembangan sistim pendidikan yang lebih serasi (relevan) de¬ngan pembangunan,
(4). Pemantapan pendidikan di luar sistim sekolah (pendidikan non formal) dan usaha-usaha pembinaan generasi muda.
(5). Pengembangan efektifitas dan efisiensi pengelolaan pendidikan sehingga dapat diandalkan untuk melaksanakan pembaharuan pendidikan.
Laporan perkembangan yang akan diuraikan selanjutnya, men-cakup masa sejak tahun terakhir Repelita I (1973/74) sampai, de¬ngan tahun keempat Repelita II (1977/78). Di samping itu dilapor¬kan pula hasil-hasil pembangunan yang diperkirakan akan dapat di¬capai sampai dengan tahun 1978/79 yakni tahun terakhir Repelita II.
a. Perluasan dan pemenataan kesempatan belajar


Perluasan daripemerataan kesempatan belajar sebagai penerapan azas keadilan sosial di bidang pendidikan tetap dipusatkan terutama pada tingkat Sekolah Dasar dalam rangka memungkinkan tertam¬pungnya 85% dari anak kelomppk usia 7-12 tahun pada akhir Repe-lita II. Hal ini dilakukan melalui peningkatan penaliangunan dan rehabilitasi gedung sekolah termasuk SD Swasta, dan Madrasah Ibtidaiyah (Swasta). Di tingkat pendidikan lanjutan, terutama pada SMP, SMA, dan SPG, dilakukan pula kegiatan penambahan ruang kelas baru dan pembangunan sekolah baru.
Dalam pada itu pembebasan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) untuk kelas I sampai dengan kelas VI SD serta peningkatan jumlah pemberian beasiswa untuk pelajar dan mahasiswa terutama yang berasal dari keluarga yang kedudukan ekonominya lemah me¬rupakan rangsangan dan dorongan kepada mereka untuk melanjut¬kan dan menyelesaikan pendidikannya dengan berhasil.

Usaha perluasan kesempatan belajar di luar sekolah telah lebih dimantapkan, antara lain dengan mengembangkan bahan-bahan pe- lajaran praktis secara lebih terarah serta meningkatkan efisiensi dari berbagai jenis kursus ketrampilan.


b. Peningkatan mutu pendidikan

Dalam rangka peningkatan mutu pendidikan telah diterapkan kurikulum baru, peningkatan kemampuan tenaga guru dan pembi-naan melalui berbagai kegiatan penataran dan penyediaan buku pelajaran serta perpustakaan, peralatan laboratorium dan peralatan kerja praktek.. Selanjutnya dunia usaha telah makin banyak mem-bantu antara lain dengan memberikan fasilitas latihan keterampilan bagi para pelajar dan mahasiswa di tempat-tempat perusahaan dan bengkel kerja.
Khusus tentang mutu pendidikan teknik peningkatannya telah dimantapkan dengan telah terselenggaranya 5 Pusat Latihan Pendi-dikan Teknik dan diperlengkapinya sejumlah STM dengan peralatan yang memadai.
Demikian pula di bidang pendidikan tinggi berbagai usaha telah dilakukan yang pada dasarnya-menunjang peningkatan mutu pendi-dikan, yaitu pelaksanaan program doktor di dalam dan di luar negeri untuk memenuhi keperluan tenaga pengajar. dan peneliti yang ber-tnutu tinggi; melanjutkan pengiriman tenaga akademis ke luar negeri untuk jangka pendek pendayagunaan dan peningkatan kemampuan penelitian perbaikan iklim studi dan lain sebagainya.
c. Pembinaan relevansi pendidikan
Relevansi pendidikan menyangkut kesesuaian sistim pendidikan dengan kebutuhan-kebutuhan pembangunan, antara lain dengan mem-perhatikan segi-segi keperluan tenaga kerja untuk pembangunan, pe-nunjangan terhadap pengembangan dunia usaha dan perkembangan masyarakat yang sedang membangun pada umumnya. Sistim pendi-dikan yang lebih dikaitkan dengan kebijaksanaan pengembangan ke-sempatan kerja meliputi pula peningkatan prakarsa lapangan kerja
sendiri oleh para lulusan sekolah dan universitas sasuai dengan arah pengembangan generasi muda yang sanggup berdiri sendiri. Untuk itu antara lain terus dikembangkan pendidikan kejuruan dan teknik sehingga menghasilkan tenaga kerja yang dibutuhkan dalam pemba¬ngunan. Demikian pula ditingkatkan partisipasi dunia usaha dalam kegiatan pendidikan antara lain slengan memberikan kesempatan ber-¬ praktek bagi pelajar dan mahasiswa.
Khususnya pada tingkat pendidikan tinggi lebih banyak perhatian diberikan pada macam dan tahap keahlian yang tidak mensyaratkan gelar sarjana (sub-profesional). Dalam pada itu peningkatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dimaksudkan sebagai kegiatan yang bermanfaat untuk memantapkan relevansi pendidikan dengan pembangunan dan perkembangan masyarakat..

d. Pemantapan pendidikan di luar sekolah dan pembinaan genenasi muda
Pembinaan generasi muda erat pertaliannya dengan usaha-usaha pendidikan di sekolah maupun di luar sekolah. Pendidikan di luar sekolah memberikan kesempatan untuk memperoleh pengetahuan praktis dan ketrampilan dasar. Di samping itu usaha memelihara aksarawan dan memghasilkan aksarawan baru atas dasar " bekerja dan belajar untuk menambah penghasilan" telah lebih dimantapkan pola pengembangannya. Dalam rangka ini termasuk pengembangam ketram¬pilan khusus untuk wanita sehingga dapat meningkatkan kesejahtera¬an kehidupan keluarga.
860
Pengembangan kehidupan berorganisasi di kalangan generasi muda dilakukan baik di lingkungan sekolah dan kampus maupunn di kalangan masyarakat luas termasuk dalam kepramukaan atau organi¬sasi kepemudaan lainnya. Demikian pula diberikan kesempatan untuk memanfaatkan waktu secara produktif dan memperslapkan diri untuk tanggung jawab yang lebih besar di masa. mendatang, sekaligus me-ningkatkan partisipasi mereka dalam proses pembangunan. Untuk ini diusahakan peningkatan fasilitas latihan ketrampilam, latihan kepe-mimpinan, rekreasi, olah raga dan kesempatan pengabdian kepada masyarakat.

e. Peningkatan efektivitas dan efisiensi pangelolaan pendidikan
Organisasi pengelolaan pendidikan telah ditingkatkan antara lain dengan penetapan susunan organisasi dan tata kerja segenap satuan pelaksana lengkap dengan perincian tugasnya baik di pusat maupun di daerah pemantapan pembagian tugas dan tanggung jawab fungsionil di bidang pendidikan dan peningkatan pengawasan serta penilikan kegiatan pendidikan baik dalam arti teknis maupun yang menyangkut segi administrasi keuangan.


2. Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan


(1) Pembinaan Pendidikan Dasar

Prioritas yang utama dalam pembinaan pendidikan ditujukan pada perluasan kesempatan belajar pada Sekolah Dasar. Hal ini me-ngingat bahwa menjelang akhir Repelita I (tahun ajaran 1973) jumlah murid SD seluruhnya ternyata adalah 13,1 juta, termasuk,sekitar II,4 juta murid umur 7 - 12 tahun yang berarti bahwa baru hanya 55% dari keseluruhan 20,7 juta anak kelompok usia 7 - 12 tahun ter¬tampung pada S.D. Usaha perluasan kesempatan belajar yang telah dimulai sejak akhir Repelita I (triwulan IV tahun 1973/74) ialah agar sekitar 85 oro dari kelorrtpok usia 7 - 12 tahun dapat bersekolah pada SD dalam tahun 1978, yaitu dengan menyediakan tempat .belajar untuk 20,9 juta murid, di dalamnya 19,6 juta murid berumur 7 12 tahun atau 85% dari seluruh anak umur 7 - 12 tahun yang berjumlah 23,0 juta. Hal ini pada dasarnya berarti penyediaan tambahan sejuaah 7,8 juta tempat belajar pada SD.
Usaha penyediaan tambahan tempat belajar pada SD telah di-lakukan sejak akhir tahun 1973/74 melalui Program Bantuan Pem-bangunan Sekolah Dasar (Inpres SD). Dalam rangka ini sejak akhir tahun 1973/74 sampai dengan tahun 1977/78 telah dibangun 16 ribu buah gedung SD baru (6 ruang kelas). Kegiatan ini akan dilanjutkan dalam tahun 1978/79 dengan pembangunan 15 ribu buah gedung SD sehingga selama Repelita II dilakukan pembangunan 31 ribu gedung SD masing-masing dengan 6 ruang kelas. Di samping itu selama Repe-


lita, II dilaksanakan Pula pembangun 15 ribu ruang kelas baru pada SD yang sudah ada serta rehabilitasi 56 ribu gedung SD Negeri, SD swasta dan Madrasah Ibtidaiyah swasta. Dengan demikian sampai dengan tahun 1977/78 penyediaan tambahan tempat belajar pada SD mencapai 5,6 juta, sedangkan sampai dengan akhir Repelita II (1978/79) keseluxuhannya akan menjadi lebih dari.8,0 juta tambahan tempat belajar (termasuk sekitar 200.000 tempat belajar atau 850 ge-dung SD terutama untuk keperluan khusus di daerah-daerah transmi-grasi pemukiman baru dan daerah-daerah yang mengalami bencana malam yang tujuannya tidak terutama untuk perluasan kesempatan bela-jar tetapi untuk segera memenuhi kembali kebutuhan fasilitas pendidik¬an dasar di daerah-daerah tersebut. Dengan demikian penyediaan tam-bahan tempat belajar untuk memungkinkan pertambahan 7,8 juta murid pada SD dipenuhi pada tahun 1979.
Sejak tahun 1973, jumlah murid SD telah bertambah dengan sekitar 6,1 juta, yaitu menjadi sekitar 19,2, juta dalam tahun 1978, sedangkan pada akhir Repelita II (tahun 1978/79) diperkirakan akan menjadi 20,8 juta termasuk di dalamnya 19,8 juta murid umur 7 – 12 tahun, yang-berarti 85,2% dari keseluruhan anak umur 7 - 12 tahun yang berjumlah 23,2 juta.
Perluasan, pemerataan dan pemantapan-kesempatan belajar pada SD disertai, pula dengan usaha peningkatan mutu pendidikannya, ter-utama melalui penambahan dan penataran guru pengadaan buku pe-lajaran dan buku bacaan/perpustakaan serta paningkatan kegiatan pengawasan (supervisi) oleh para penilik sekolah.
Untuk memenuhi keperluan guru dan tenaga lainnya sejalan, dengan pembangunan gedung-gedung SD tersebut di atas, sejak tahun 1973/74, telah dilaksanakan pengangkatan guru-guru dan tenaga lain-nya. Selama Repelita II telah dilakeanakan pengangkatan 224 ribu guru SD termasuk 31 ribu guru agama. Dengan demikian sasaran Repelita II sejumlah 189.000 tambahan/penggantian tenaga guru dapat dicapai sesuai dengan kebutuhan yang ada.
Selama Repelita II direncanakan. untuuk memberikan penataran kepada semua guru (yang semula diperkirakan 525.000 guru) dalam

¬

rangka penggunaan buku pelajaran pokok baru yang telah dibakukan. Sampai dengan tahun 1977/78 1,2 juta tenaga guru telah mendapat¬kan penataran dan sekitar 390 ribu orang guru lagi direncanakan akan diberikan penataran pada tahun 1978/79. Dengan demikian selama Repelita II telah diberikan penataran terhadap 634 ribu guru SD sesuai dengan mata pelajaran pokok yang ditugaskan kepada mereka ntasing-masing.
Jumlah buku pelajaran pokok (Ilmu Pengetahuan Alam, Mate matika, Ilmu Pengetahuan sosial dan Bahasa Indonesia) yang telah dicetak dan dibagikan kepada semua SD (Negeri dan Swasta) sampai dengan tahun 1977/78 telah barjumlah 193,2 juta. Dalam tahun 1978/79 direncanakan akan dicetak lagi sejumlah 55,6 juta. Dengan demikian selama Repelita II telah dapat disediakan 248 juta buku pelajaran sehingga sasaran Repelita II yakni pengadaan buku pela¬jaran pokok sejumlah 179 juta akan dapat dilampaui.
Di samping buku pelajaran, telah diusahakan pula pengadaan buku bacaan/perpustakaan untuk SD (Negeri dan Swasta). Selama Repelita II direncanakan setiap SD memperoleh 100 judul setiap¬ tahapnya. Dalam pelaksanaannya penyediaan 100 judul setiap sekolah itu dilakukan setiap tahun. Sampai dengan tahun 1977/78 telah dise-diakan hampir, 37 juta buku bacaan untuk SD sedangkan dalam tahun 1978/79 direncanakan penyediaan sebanyak lebih dari 8 juta buku perpustakaan. Dengan demikian selama Repelita II telah dapat disediakan 45 juta buku bacaan kanak-kanak untuk perpustakaan SD.
Sementara ltu Sampai dengan tahun 1977/78 pembinaan pendi-dikan Taman Kanak-kanak dilakukan antara lain melalui pengadaan sebanyak 63 ribu buku kurikulum TK dan 120 ribu buku pedoman guru. Sejalan dengan penyempurnaan kurikulum, dilakukan penataran terhadap lebah dari 2 ribu guru dan pembinaan TK. Di samping itu alat-alat peraga untuk Taman Kanak-kanak telah disediakan sebanyak 3.161 set. Dalam rangka pembinaan mutu, telah didirikan TKK Pem¬bina sebanyak 7 sekolah yang akan diselesaikan sepenuhnya dalam tahun 1978/79.¬
Seperti halnya juga dengan Taman Kanak-kanak, Sekolah Luar Biasa (SLB) pertama-tama ditekankan terutama pada pembinaan

kurikulum dan penataran guru serta pembina. Selama lima tahun dapat disiapkan naskah kurikulum sebanyak 33 buah dan 59 buah pedoman guru. Penataran guru dan pembina SLB selama jangka waktu lima tahun meliputi 790 guru dan pembina. Selanjutnya alat-alat pendidikan yang telah disediakan berjumlah 616 set. Kecuali itu 39 Sekolah Luar Biasa (SLB) telah direhabilitasi di samping pembangunan sebuah SLB baru.

(2) Pembinaan Pendidikan Lanjutan Tingkat Pertama.
Sesuai dengan Repelita II pengembangan pendidikan tingkat lanjutan pertama (SLTP) bertujuan pertama-tama untuk meningkatkan mutu Sekolah Menengah Pertama, (SMP) yang disertai dengan per¬luasan daya tampungnya sehubungan dengan meningkatnya lulusan SD.
Jumlah keseluruhan murid SMP yang pada tahun ajaran 1973 ter-catat sejumlah 1.207.000 (pada tahun 1974 sebanyak 1.328.000) telah meningkat menjadi sekitar 2.144.000 pada tahun 1978. Sedangkan jumlah murid SLTP secara keseluruhan (SMP dan sekolah-sekolah teknik/kejuruan tingkat lanjutan pertama) adalah 1.536.000 pada, tahun 1973 (1.961.000 pada tahun 1974) telah meningkat menjadi 2.555.000 pada tahun 1978. Hal ini berarti bahwa pertambahan jumlah murid SLTP selama 4 tahun pertama Repelita II mencapai 864.000 murid termasuk pertambahan murid SMP sejumlah 816.000. Dengan demikian perkiraan aemula bahwa sedama Repelita II pertam¬bahan jumlah murid pada SLTP adalah sejumlah 520.000 sudah terlampaui dengan 66%, sedangkan kalau hanya dihitung dengan pertambahan murid SMP saja sudah terlampaui dengan 57%. Pada tahun 1979 jumlah murid SMP diperkirakan akan mencapai 2.420.000.
Mengenai jumlah lulusan SD yang dapat ditampung pada SLTP dapat dicatat bahwa dalam tahun 1974 jumlah tersebut adalah 665.000 lulusan SD atau 58% dari keseluruhan 1.139.000 lulusan SD 1973. Sedangkan dalam tahun 1978 jumlah itu adalah 924.000 lulusan SD atau 64% dari keseluruhan 1.444.000 lulusan SD 1977.
Perluasan daya tampung tersebut terutama dimungkinkan mela¬lui pembangunan gedung baru SMP sejumlah sekitar 800 buah
(dengan rata-rata 10 ruang kelas). Sebagai usaha pemanfaatan fasi-litas belajar yang telah ada telah pula diperbaiki kembali 1.526 gedung SMP.
Perluasan kesempatan belajar pada SMP telah ditunjang dengan pengangkatan guru baru sebanyak 24.000 orang. Direncanakan pada tahun 1978/79 akan diangkat sebanyak 6.000 guru, baru lagi. Hal ini berarti bahwa perkiraan Repelita II untuk mengangkat 30.000 guru pada SMP dapat dipenuhi yaitu sebagai hasil pendidikan regu-ler IKIP sejumlah 12.000 dan pendidikan tambahan khusus 1 tahun yang terbuka untuk lulusan SMA (PGSLP) sejumlah 18.000.
Peningkatan mutu pendidikan SMP terutama telah diusahakan melalui penataran guru, penyediaan buku pelajaran pokok dan secara khusus melengkapi semua SMP dengan ruang-ruang laboratorium IPA beserta peralatannya.
Sejak tahun 1974/75 sampai: dengan 1977/78 telah ditatar 10.361 guru SLTP termasuk 1.301 kepala sekolah dan 1.457 guru SMP terutama dalam bidang IPA dan Matematika. Pada tahun 1978/79 direncanakan penataran guru SMP sejumlah 2.922 orang. Usaha penataran guru tersebut di atas secara efektif telah ditunjang oleh 9 Balai Penataran Guru (BPG) yang dalam tahun 1978/79 akan di¬tambah dengan 5 BPG lagi.
Jumlah buku pelajaran pokok yang telah disediakan mulai tahun 1974/75 sampai dengan tahun 1977/78 adalah 18.392.000, dan di-rencanakan 21.608.000 buku untuk, tahun 1978/79 sesuai dengan perkiraan selama Repelita'II untuk menyediakan 40 juta buku pela-jaran pokok pada SMP.
Peningkatan mutu pada SLTP telah pula dimantapkan dengan berlakunya kurikulum 1975 yang telah disebar-luaskan sejumlah 12.792 set.
Peningkatan mutu SMP telah pula secara khusus diusahakan melalui pengadaan ruang-ruang laboratorium IPA beserta peralatan- nya, yaitu pada sejumlah .1.509 SMP dan direncanakan pada tahun 1978 / 79 untuk 300 SMP.

Akhirnya mutu dan relevansi pendidikan SMP telah pula ditun-jang sejak tahun 1974/75 sampai dengan 1977/78 dengan penyedia-an buku perpustakaan/bacaan rata-rata 127 judul tiap tahunnya sehingga telah mencapai sekitar 2,9 juta buah, penyediaan alat ke¬trampilan lebih dari 3 ribu set (rata-rata 2 kali penyediaan selama 4 tahun); dan alat kesenian dan olahraga sajumlah 4.360 set.

TUGAS 2
-Tawuran antar pelajar
Sebelum pelajar SMA 6 tawuran dengan wartawan, mereka sebelumnya terlibat tawuran dengan pelajar SMA 70 Jakarta. Tawuran antar pelajar di Jakarta bukan kali ini saja terjadi. Ditengarai tawuran ini kerap muncul lantaran kurangnya kegiatan pembauran antar sekolah.

"Bukan mencari kambing hitam, tetapi salah satu penyebab tawuran adalah karena selama ini, pemerintah khususnya bidang pendidikan saya anggap selalu hanya melakukan mendukung acara pertandingan antar sekolah khususnya olah raga," kata Abimanyu Wachjoewidajat, alumnus SMA 6 Jakarta, dalam surat elektroniknya, Rabu (21/9/2011).

Menurut dia, pertandingan antar sekolah tanpa disadari selalu menyulut dendam dan emosi di pihak yang kalah. Sayangnya, tidak ada acara apa pun setelah pertandingan-pertandingan semacam itu digelar guna membuat semua pihak melupakan siapa yang menang atau kalah. Padahal acara ini penting agar para pelajar yang berkompetisi dalam pertandingan, bisa kembali dalam kebersamaan.

"Pemerintah juga tidak pernah membuat pembauran antar sekolah misal membuat proyek-proyek gabungan beberapa sekolah (futsal, basket, voli, karya-karya teknologi, biologi, kimia dan lain-lain) di mana dengan pembauran tersebut, maka masing-masing sekolah yang terlibat justru akan bersatu demi kebersamaan, dan tidak ada lagi persaingan antar sekolah. Solusi semacam ini sangat laik dipikirkan (kalau pemerintah mampu dan mau)," tutur pria yang juga pengamat telematika ini.

Abimanyu mengatakan, SMA 70 adalah sekolah yang lahir dari penggabungan SMA 9 dan SMA 11. Penggabungan kedua SMA ini membuat SMA 70 saat itu memiliki siswa sebanyak 6.000 orang. "Ini berarti kedua terbesar di dunia untuk suatu SMA," ucap pria yang akrab disapa Abah ini.

Jika SMA 6 juga digabung dengan SMA ini, menurutnya, SMA itu akan menjadi yang terbesar di dunia. "Lalu apakah itu prestasi? Tidak sama sekali. Ini bukan partai, ini lembaga pendidikan yang tentu tidak akan efektif dan kembali akan menghadapi kasus tawuran. Bila SMA 6 diubah menjadi tempat bisnis (mal atau apa pun), bayangkan betapa beruntungnya pebisnis tersebut," tuturnya.

Bagi Abah, solusi terbaik bukan dengan menggabungkan kedua SMA itu untuk meniadakan tawuran kedua sekolah itu, namun dengan membuat kegiatan pembauran antar sekolah. Dengan begitu pelajar antar sekolah akan lebih memiliki kebersamaan.

Diketahui sebelumnya, wartawan dan SMA 6 Jakarta terlibat bentrok di depan SMA tersebut pada Senin (19/9) kemarin. Menurut Kadiv Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Baharudin Djafar, 5 wartawan menjadi korban dan 7 siswa SMA 6 menjadi korban.

Aksi ini bermula saat wartawan Trans7 mengalami penganiayaan saat melakukan aktivitas jurnalistik pada Jumat (16/9). Reporter Oktaviardi mengambil gambar saat anak-anak SMA 70 dan SMA 6 tawuran di sekitar kawasan Blok M.

Oktaviardi kemudian dikeroyok oleh sejumlah siswa berseragam tersebut. Tak hanya dikeroyok, kaset rekaman berisi tawuran antar pelajar itu pun ikut dirampas.

hanya membawa dampak negatif bagi pelajar maupun warga sekitar tempat tawuran tersebut. Belakangan ini banyak terjadi tawuran akibat masalah sepele antar siswa, yang berujung permasalahan sekolah. Banyak juga pelajar yang tewas akibat tawuran tersebut. tawuran juga membuat nama sekolah menjadi kurang baik di mata masyarakat.

Solusi
solusi yang harus diusahakan agar tidak terjadi lagi tawuran antar siswa, adalah diberlakukannya tata tertib setelah berada di luar sekolah bukan hanya di dalam sekolah saja. seperti saat para pelajar masih menggunakan seragam, tidak diperbolehkan berkeliaran di area umum, agar tak terjadi hal semacam itu lagi.

TUGAS 3
-DEMO MAHASISWA
Unjuk rasa menolak kedatangan Wakil Presiden Boediono di Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (12/10) ricuh. Polisi memaksa mundur mahasiswa yang berusaha mendekati bekas lapangan MTQ yang menjadi tempat acara Wapres Boediono. Sejumlah mahasiswa bahkan diseret karena menyelinap di lintasan yang akan dilalui Wapres dan rombongan menuju rumah jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara.

Akibatnya, aksi saling dorong antara aparat kepolisian dan mahasiswa tak terhindarkan lagi. Dua mahasiswa ditangkap karena dianggap memicu keributan. Para demonstran menilai bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Yudhoyono dan Wapres Boediono telah gagal. Mereka menuding Wapres terlibat kasus Bank Century.

Wapres Boediono berada di Kendari untuk meresmikan kegiatan Teknologi Tepat Guna.

~ Kamis, 13 Oktober 2011 0 komentar